Berita Terkini Artis

Viral Kakak Nikita Mirzani Usir Preman dari Rumah Wanda Hamidah

Viral video Kompol Ocha, kakak Nikita Mirzani, usir preman dari rumah politikus Wanda Hamidah.

Editor: taryono
Istimewa
Kompol Ocha viral setelah aksinya lantang bersuara mengamankan eksekusi rumah keluarga Wanda Hamidah di kawasan Menteng Jakarta Pusat. Pernah diakui Nikita Mirzani sebagai kakaknya. Viral video kakak Nikita Mirzani, Kompol Ocha usir preman dari rumah politikus Wanda Hamidah. 

Sebelumnya, Kompol Ocha bertugas di Polsek Tambora. Akun @SherlyTengker memberi informasi ini.

“Beliau baru menjabat sebagai kapolsek menteng sebelumnya kapolsek tambora,” kutip Pos-Kupang.com.

Tak sembarangan, ternyata Kompol Ocha adalah Polwan dengan segudang prestasi.

Sepak terjangnya dalam pengungkapan kasus peredaran narkoba tak perlu diragukan lagi.

Dikutip Kompas.com,setelah berkarir sebagai Polwan selama 12 tahun, Kompol Ocha telah mengukir prestasi dalam pengungkapan peredaran narkoba jaringan internasional.

Baca juga: Rizky Billar Wajib Lapor ke Polisi karena Masih Berstatus Tersangka

Baca juga: Atta Halilintar Makan Taoge, Aurel Hermansyah: Wah Bahaya Tiba-tiba Bangun

Ia pernah menceritakan salah satu pengalamannya menggagalkan peredaran narkoba.

Ada peristiwa unik dalam pengungkapan kasus peredaran narkoba jenis sabu pada Juli 2017.

Kala itu pada tahun 2017, Ocha menjabat sebagai Wakil Kepala Satuan (Wakasat) Narkoba Polresta Depok.

Saat itu Ocha masih berpangkat AKP (Ajun Komisaris Polisi).

Kendati demikian, ia telah dipercaya sebagai kepala Tim penyelidikan kasus penyelundupan 1 ton sabu di kawasan Pantai Anyer, Banten.

Dia merupakan polwan satu-satunya yang dipercaya untuk bergabung dalam tim tersebut.

Waktu itu ia mendapat tugas untuk mengungkap penyelundupan sabu, yang diduga berasal dari Taiwan di kawasan Pantai Anyer, Banten.

Ocha adalah satu-satunya perempuan dalam tim itu, dan dia lah yang memimpin.

"Berdasarkan informasi, ada WNA asal Taiwan yang datang ke Jakarta rencananya mengangkut narkoba jenis sabu dan mengedarkannya.

Waktu itu kami belum tahu sebanyak apa sabunya, pastinya dalam jumlah yang banyak," kata perempuan kelahiran 19 Oktober 1986 itu.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved