Berita Lampung

Kenaikan Harga BBM dan Dolar Beri Dampak ke Peternak Ayam Petelur di Lampung

Peternak ayam petelur di Lampung selama ini sudah hadapi kenaikan harga BBM dan ke depan akan hadapi kenaikan kurs dolar.

Tayang:
Penulis: sulis setia markhamah | Editor: Tri Yulianto
Tribunlampung.co.id/Sulis Setia Markhamah
Penjual telur ayam ras dan telur bebek menanti pembeli di Pasar Pasir Gintung, beberapa waktu lalu dan kini peternak rasakan kenaikan harga BBM dan kurs dolar. 

Dalam hal ini pihaknya selalu berkoordinasi terkait peternakan ayam petelur di Lampung.

Harga Terjaga

PPN Lampung dalam hal ini berharap penyerapan telur bisa semakin stabil utamanya di tingkat konsumen.

Baca juga: Damkar Catat 10 Kasus Kebakaran di Pesawaran Lampung Didominasi Korsleting Listrik

Baca juga: Pembuatan Ikan Baung Laut Asap Khas Mesuji Lampung Butuh Waktu 12 Jam

Ketua PPN Lampung Jenny Soelistiani menuturkan, harga telur saat ini terus terkontrol sejak keluarnya Perbapanas (Peraturan Bahan Pangan Nasional) Nomor 5 tahun 2022.

"Jadi sekarang harga telur ada di dalam standar, karena eceran rata-rata Rp 26 ribu atau Rp 27 ribu per kilogram, harga kita di kandang Rp 22 ribu sampai Rp 23 ribu per kilogram," kata Jenny.

Sementara berdasarkan harga acuan Perbanas, harga telur ayam ras di tingkat peternak ada di kisaran Rp 22 ribu sampai Rp 24 ribu per kilogram.

Sementara di pasaran Rp 27 ribu sampai Rp 28 ribu per kilogramnya.

Untuk produksi telur ayam ras per hari dari peternak ayam petelur di Lampung mencapai 350 ton kurang lebihnya yang mampu memenuhi kebutuhan pasar Lampung.

Kondisi tersebut surplus dan sebagian dikirim ke Jakarta. "Yang jelas setiap hari peternak telur ayam ras di Lampung surplus 50 sampai 70 ton per harinya, dan itu dikirim ke Jakarta," ujarnya.

Di daerah yang bersinggungan dengan Palembang seperti Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, Mesuji, terusnya, sebagian kebutuhan telur juga disuplay dari Palembang.

(Tribunlampung.co.id/ Sulis Setia Markhamah)

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved