Berita Lampung
Bayi 11 Bulan asal Bandar Lampung Dilaporkan Suspek Gagal Ginjal Akut
Kepala Dinas Kesehatan Lampung menjelaskan, temuan kasus suspek gagal ginjal akut pada anak bayi yang berusia 11 bulan, asal Bandar Lampung.
Penulis: Vincensius Soma Ferrer | Editor: Indra Simanjuntak
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Pemprov Lampung kembali melaporkan adanya pasien suspek gagal ginjal akut pada anak.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana mengatakan, ada satu pasien suspek gagal ginjal akut pada anak.
Kepala Dinas Kesehatan Lampung menjelaskan, temuan kasus suspek gagal ginjal akut pada anak bayi yang berusia 11 bulan, asal Bandar Lampung.
"Ada laporan masuk satu pasien suspek gagal ginjal akut pada anak,"
"Laporan itu kami terima semalam," kata Reihana, Rabu (26/10/2022).
Saat ini, pasien sedang dalam penanganan medis di RSUD Abdul Moeloek.
Baca juga: Detik-Detik Penahanan Nikita Mirzani di Rutan Serang hingga Tidur dengan 8 Tahanan
Baca juga: Penjelasan BMKG Lampung terkait Hujan Es yang Buat Heboh Warga Lampung Utara
Ia menyebutkan, pasien suspek tersebut sudah dalam kondisi tidak mengeluarkan urine.
Diterangkan, lama waktu bayi tersebut mengalami keluhan itu sudah tiga hari ke belakang, terhitung sejak kasus tersebut terlaporkan.
"Sudah tiga hari tidak kencing (buang air kecil atau BAK) selama tiga hari," jelas dia.
Pihak tenaga kesehatan, dijelaskan Reihana, masih melakukan pemeriksaan mendalam untuk memastikan diagnosis bayi tersebut.
Di antaranya dengan melakukan penyelidikan epidemiologi serta memeriksa riwayat konsumsi obat bayi tersebut .
"Kita melakukan pemeriksaan terhadap obat-obatan yang sebelumnya sempat dikonsumsi pasien," kata dia.
Sebelumnya, Pemprov Lampung juga menemukan adanya kasus suspek gagal ginjal akut pada anak. Kasus suspek sebelumnya ini dilaporkan terjadi pada anak usia 11 bulan, asal Bandar Lampung.
Namun, seiring dengan perawatan medis, kasus suspek yang dilaporkan sebelumnya itu dinyatakan negatif setelah anak tersebut berhasil mengeluarjan urine setelah dirawat secara intensif.
Reihana menjelaskan satu pasien yang telah dikonfirmasi mengidap gagal ginjal akut pada anak kondisi terbarunya saat ini mulai membaik.