Berita Lampung

Tanah Longsor Terjang 2 Rumah di Panjang Bandar Lampung, 1 Korban Alami Luka

Tanah longsor di Panjang, yang menimpa dua rumah terjadi hujan deras yang mengguyur Bandar Lampung sejak, Rabu (26/10/2022) malam. .

Tayang:
Penulis: joeviter muhammad | Editor: Indra Simanjuntak
Dokumentasi
Tanah longsor terjadi di Kecamatan Panjang, Bandar Lampung akibat hujan deras. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Dua rumah di Panjang, Bandar Lampung rusak diterjang tanah longsor.

Tanah longsor di Panjang, yang menimpa dua rumah terjadi hujan deras yang mengguyur Bandar Lampung sejak, Rabu (26/10/2022) malam. .

Meskipun tanah longsor di Panjang, Bandar Lampung tak ada korban jiwa, namun satu orang warga dilaporkan mengalami luka ringan.

Kapolsek Panjang, Kompol M Joni mengungkapkan, hujan deras dari Rabu malam hingga pagi ini menjadi penyebab longsor.

Dijelaskan, longsor terjadi di dua lokasi berbeda yang ada di Jalan Soekarno Hatta (Bypass) Gang Pancoer, Kampung Pidada, Panjang Utara, sekira pukul 08.30 WIB, Kamis (27/10/2022)

Tanah longsor di lokasi ini menyebabkan rumah milik Parlan mengalami kerusakan.

Baca juga: 500 Rumah di Padang Cermin Pesawaran Terendam Banjir, Sungai Way Ratai Meluap

Baca juga: Kakak Beradik Meninggal di Lampung Selatan, Terseret Banjir saat Main di Sawah

"Tidak ada korban jiwa, kerusakan terjadi di bagian kamar mandi rumah,dan kandang ayam," ujar Joni, Kamis (27/10/2022).

Hanya saja, lanjut Joni pada saat kejadian anak pemilik rumah sedang berada di dalam kamar mandi.

Korban bernama Risky Aria (17), mengalami luka ringan akibat terkena material tanah longsor.

"Anak pemilik rumah hanya luka ringan, untuk kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 1,5 juta," kata Joni.

Adapun lokasi longsor kedua, Joni menerangkan, berada di Kampung Karang Raya Timur, Kelurahan Panjang Selatan, Bandar Lampung.

Menurutnya, tanah longsor terjadi sekira pukul 10.30 WIB. Yang menyebabkan bagian belakang rumah milik Suhardi tertimpa longsor.

"Dinding separuh rumah sebelah kanan rubuh akibat tertimpa tanah longsor dan kerugian diperkirakan Rp 1,5 juta," kata Joni.

Joni menyatakan pihaknya ikut membantu evakuasi bersama warga sekitar dan BPBD setempat.

"Kita himbau masyarakat agar tetap waspada, karena memang saat ini curah hujan sering terjadi," kata Joni.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved