Berita Lampung

Kasus Baru Gagal Ginjal Akut pada Anak di Lampung Nihil sejak Agustus 2022

Laporan terakhir temuan kasus gagal ginjal akut pada anak di Lampung terjadi pada 25 Agustus 2022.

Tayang:
Penulis: Vincensius Soma Ferrer | Editor: Indra Simanjuntak
Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra
Ilustrasi - Kadiskes Lampung Reihana. Pemprov Lampung belum melaporkan adanya temuan baru kasus gagal ginjal akut pada anak di Lampung. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Kasus baru gagal ginjal akut pada anak di Lampung hingga saat ini masih nihil.

Pemprov Lampung belum melaporkan adanya temuan baru kasus gagal ginjal akut pada anak di Lampung.

Laporan terakhir temuan kasus gagal ginjal akut pada anak di Lampung terjadi pada 25 Agustus 2022.

Dimana terjadi pada anak berusia 8 bulan asal Bandar Lampung.

"Belum ada temuan kasus baru dari gagal ginjal akut pada anak," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (2/11/2022).

Sejauh ini, jumlah anak yang mengidap gagal ginjal akut di Provinsi Lampung tercatat sebanyak tiga orang.

Baca juga: Suami Istri Tewas Terlindas Truk Fuso di Mesuji, Anaknya Kritis

Baca juga: Pelaku Rudapaksa Pacar hingga Hamil di Pringsewu Tersenyum saat Diamankan Polisi

Ketiganya diketahui sudah dilaporkan meninggal dunia akibat penyakit tersebut.

"Iya memang baru tiga untuk di Lampung," 

"Pasien gagal ginjal akut pada anak saat ini belum ada lagi. Mudah-mudahan jangan ada lagi," jelasnya.

Mengenai ancaman penyakit, Reihana meminta masyarakat di Lampung untuk lebih mewaspadai gejala dari gagal ginjal akut pada anak.

Adapun gejala yang paling kasat mata adalah sedikitnya jumlah urine dan frekuensi buang air kecil berkurang.

Sebelum gejala dirasakan, biasanya ada gejala dini yang dirasakan anak seperti demam, diare, muntah, serta batuk dan pilek.

Setelah terlihat adanya anak yang mendapat gejala yang serupa dengan rincian tersebut, masyarakat diminta untuk segera menindaklanjutinya dengan penanganan medis dengan segera.

Sehingga dampak dari gejala-gejala tersebut dapat segera diminimalisir.

"Bila ditemukan anak di bawah usia 18 tahun memiliki gejala mengarah ke gagal ginjal akut pada anak, maka bisa segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas kesehatan di setiap layanan kesehatan," 

"Segera bawa anak atau balita yang memilki gejala tersebut ke fasilitas pelayanan terdekat untuk segera mendapatkan perawatan," kata dia.

Diketahui, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, menyatakan ada 325 kasus gagal ginjal akut di seluruh Indonesia per 1 November 2022.

Adapun sebanyak 178 diantaranya dilaporkan meninggal dunia.

(Tribunlampung.co.id / V Soma Ferrer)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved