Berita Lampung

Bupati Dendi Beri Bantuan Korban Banjir di Rawa Kijing Pesawaran 

Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengunjungi korban banjir di Dusun Rawa Kijing, Desa Sindang Garut, Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran.

Tayang:
Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Oky Indra Jaya
Bupati Dendi memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak banjir di Dusun Rawa Kijing, Desa Sindang Garut, Kecamatan Way Lima. 

Tribunlampung.co.id, Pesawaran - Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona berikan bantuan kepada korban banjir di Rawa Kijing Pesawaran, sekaligus tinjau tanggul jebol, Kamis (03/10/2022).

Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengunjungi korban banjir di Dusun Rawa Kijing, Desa Sindang Garut, Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran.

Dimana dalam kunjungannya ke Rawa Kijing tersebut, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menjelaskan jika bencana yang terjadi adalah murni dari peristiwa alam.

Sehingga dalam peristiwa banjir ini membuat banyak kerugian yang dialami masyarakat.

Terlebih lagi Desa Sindang Garut yang notabenenya adalah perkebunan dan juga peternakan.

"Terlebih lagi Dusun Rawa Kijing yang merupakan cekungan dari aliran sungai yang melewati daerah setempat" kata Dendi.

Baca juga: Jalan Lingkar Penghubung Kelurahan di Lampung Utara Berlubang, Warga Harap Perbaikan

Baca juga: Satu Pencuri di Balai Besar Mesuji-Sekampung Lampung Selatan Meninggal Dunia

Mengingat hal tersebut dirinya selaku Bupati Pesawaran ikut merasa prihatin dan sekaligus memberikan bantuan kepada masyarakat Desa Sindang Garut, khususnya  di Dusun Rawa Kijing.

"Bantuan-bantuan tersebut berupa telur, beras, ambal, dan juga kebutuhan pokok lainnya," paparnya.

Lanjut dirinya, bantuan tersebut diberikan oleh pemerintah Kabupaten Pesawaran untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak.

Terlebih lagi masyarakat yang sebelumnya berada di pengungsian.

"Dan kini alhamdulillah semua sudah pulang kerumah masing-masing," ucapnya.

Saat ini pihaknya akan fokus kepada pembenahan dari kerusakan-kerusakan yang terjadi.

Ia katakan ada beberapa titik yang menjadi penyebab air meluap sehingga menyebabkan banjir di Dusun Rawa Kijing.

"Tadi sudah ditinjau bersama dengan aparatur desa untuk melihat bekas tanggul yang jebol serta penanganannya," katanya.

Kemudian dirinya juga sudah menyiapkan alat berat untuk mengondisikan kerusakan-kerusakan yang ada pada tanggul tersebut.

Dan rencananya alat berat akan masuk dalam waktu 1 hingga 2 hari ini.

"Jadi yang paling penting adalah prioritas bagaimana menangani bagian pentingnya dahulu, seperti tanggul jebol agar aliran bisa lancar" pungkasnya.

( Tribunlampung.co.id / Oky Indra Jaya )

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved