Kesehatan

Kenali Penyebab Munculnya Penyakit Asma dan Cara Pengobatannya

Penyebab asma adalah adanya proses radang di saluran nafas yang sudah menahun. Selain itu asma juga disebabkan oleh adanya hiperaktivitas bronkus.

Penulis: Jelita Dini Kinanti | Editor: Teguh Prasetyo
Kenali Penyebab Munculnya Penyakit Asma dan Cara Pengobatannya
tribunlampung/jelita dini
dr. Hj. Sukarti, SpP., M.Kes dari RSUD Dr. H. Abdul Moeloek jadi pembicara dalam Bincang Kesehatan Tribun Lampung, Kamis (10/11/2022).

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Asma adalah penyakit yang hingga saat ini masih cukup banyak menyerang usia anak-anak hingga dewasa.

dr. Hj. Sukarti, SpP., M.Kes dari RSUD Dr. H. Abdul Moeloek mengatakan, asma adalah penyakit radang kronik pada saluran nafas.

Kemunculan penyakit asma tidak bisa ditebak, sebab setiap orang waktu kemunculannya berbeda.

Ada yang asmanya muncul sejak masih kecil, dan ada yang munculnya ketika sudah dewasa. 

"Bahkan ada yang sudah menikah dan hamil, baru asmanya muncul," kata dokter yang juga praktek di Rumah Sakit Bumi Waras itu dalam Bincang Kesehatan, Kamis 10 November 2022.

Baca juga: Halo Dokter, Apa Itu Sesak Napas dan Bedanya dengan Asma

Gejala asma adalah batuk yang tidak disertai dengan dahak, rasa tidak nyaman atau berat di dada, sesak nafas, dan nafas berbunyi.

Ada orang-orang yang terkena asma, tapi tidak semua gejala asma muncul pada dirinya. 

Tapi ada juga orang-orang yang gejalanya asmanya muncul semua. 

"Contoh orang yang gejala asmanya semuanya muncul yang pernah saya temui, dia mengeluh setiap kali batuk dahaknya susah keluar, dan batuk itu membuat dadanya tidak nyaman atau terasa berat, setelah itu sesak nafas," ujarnya.

Penyebab asma adalah adanya proses radang di saluran nafas yang sudah menahun.

Selain itu asma juga disebabkan oleh adanya hiperaktivitas bronkus yang menyebabkan dada terasa tidak nyaman atau berat.

Hiperaktivitas bronkus adalah kepekaan saluran nafas terhadap infeksi virus dan bakteri dan alergen yang merupakan pemicu alergi seperti debu, asap rokok, dan asap kendaraan yang menyebabkan saluran nafas menyempit.

"Kalau ada seseorang yang alergi karena salah satu alergen disertai dengan gejala alergi, maka bisa dikatakan orang itu terkena asma," urainya.

Untuk memastikan seseorang terkena asma, dokter perlu melakukan berbagai pemeriksaan yang disertai dengan pemerikaaan penunjang. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved