Berita Lampung

Pedagang Keluhkan Tumpukan Sampah di Pasar Gadingrejo Lampung yang Tak Diangkut

Tumpukan sampah di Pasar Gadingrejo Prinsewu, Lampung, ini terlihat menumpuk dan menimbulkan bau yang tidak sedap.

Penulis: Riana Mita Ristanti | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Riana Mita Ristanti
Tumpukan sampah di Pasar Gadingrejo Pringsewu. Pedagang keluhkan tumpukan sampah di Pasar Gadingrejo Lampung yang tak diangkut. 

Tribunlampung.co.id, Pringsewu - Sejumlah pedagang dan pembeli di Pasar Gadingrejo, Pringsewu, Lampung keluhkan tumpukan sampah yang tak diangkut.

Tumpukan sampah di Pasar Gadingrejo Prinsewu, Lampung, ini terlihat menumpuk dan menimbulkan bau yang tidak sedap.

Padahal, pedagang di Pasar Gadingrejo Pringsewu, Lampung, mengaku dikenakan rutin biaya retribusi pembuangan sampah.

Akan tetapi, beberapa waktu terakhir, sampah di Pasar Gadingrejo menumpuk dan tak segera diangkut.

Salah satu pedagang di Pasar Gadingrejo yang enggan disebutkan namanya mengatakan, biasanya sampah diangkut setiap hari.

Akan tetapi, beberapa minggu terakhir, sampah di Pasar Gadingrejo diangkut tiga hari sekali.

Baca juga: Motor ART di Perumahan Elite di Bandar Lampung Raib Digasak Maling

Baca juga: Pikap Hantam Fuso di JTTS Km 74 A Tanjung Bintang Lampung Selatan, 2 Korban Luka-luka

"Biasanya setiap hari jam enam pagi sampah diangkut, ini tiga hari sekali baru diangkut," katanya.

"Padahal pedagang selalu bayar uang sampah secara rutin," keluhnya.

Pedangang lain di Pasar Gadingerjo Pringsewu juga mengatakan hal yang sama.

Ia menyebut sudah beberapa minggu ini sampah di Pasar Gadingrejo dibiarkan menumpuk.

"Tiga hari sekali baru diangkut, ya sampahnya jadi banyak banget, namanya sampah pasar," ungkapnya.

Sementara, salah satu pembeli juga mengeluhkan tumpukan sampah di Pasar Gadingrejo.

"Ini kan pasar tradisional, nggak kaya supermarket ya, jangan lah ditambah lagi dengan tumpukan sampah ini," ujarnya.

"Selain baunya nggak enak, dilihat juga nyakitin mata," paparnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved