Kasus Rudapaksa di Lampung Timur

Pelaku Rudapaksa di Lampung Timur Ancam Sebarkan Video Pribadi Korban

Pelaku sempat ancam korban jika tidak mau menuruti keinginan pelaku dan akhirnya korban menuruti keinginan pelaku.

Penulis: Yogi Wahyudi | Editor: Tri Yulianto
Tribunlampung.co.id/Yogi Wahyudi
Unit PPA Polres Lampung Timur yang menangani kasus rudapaksa dan pelaku ancam akan sebarkan video tidak senonoh korban. 

Tribunlampung.co.id, Lampung Timur - Pelaku rudapaksa di Lampung Timur berinisial FR sempat mengancam korbannya berinisal AK akan sebarkan video tidak senonohnya. 

Hal itu dilakukan pelaku rudapaksa di Lampung Timur berinisial FR jika korbannya AK tidak mau melayani nafsu bejatnya. 

Kasat Reskrim Polres Lampung Timur Iptu Johannes Erwin Parlindungan Sihombing menjelaskan kasus laporan rudapaksa terhadap AK oleh pelaku FR. 

Mulanya, pelaku FR menghubungi korban AK pada Oktober 2022 lalu. 

"Jadi, pada Sabtu (22/10/2022) lalu, pukul 20.00 WIB, pelaku menghubungi korban melalui WhatsApp," kata Kasat Reskrim Polres Lampung Timur Iptu Johannes Erwin Parlindungan Sihombing saat dikonfirmasi Selasa (15/11/2022).  

Setelah menghubungi korban, pelaku mengajak AK untuk memenuhi nafsu bejatnya. 

Baca juga: Realisasi PAD Disporapar Lampung Barat Tahun 2022 Sudah 79 Persen

Baca juga: Kebakaran di Lampung City Mall, Api Diduga Berasal dari Gudang Restoran Lantai Dasar

Namun, AK menolak permintaan dari pelaku tersebut. 

"Menurut keterangan pelaku, korban mempunyai video bugil milik korban," kata Iptu Johannes. 

"Pelaku mengancam akan menyebarkan video milik korban apabila korban tidak menuruti permintaannya," sambungnya. 

Karena takut video miliknya disebarluaskan, akhirnya korban menuruti kemauan pelaku. 

"Akhirnya malam itu korban mengiyakan kemauan pelaku karena takut," paparnya. 

Rudapaksa tersebut terjadi di Desa Kalipasir, Kecamatan Way Bungur, Lampung Timur, tepatnya di perkebunanan belakang rumah pelaku.

Reskrim Polres Lampung Timur sudah mengecek lokasi dari hasil laporan korbannya AK.

"Kita cek tadi, benar ada laporan masuk terkait kasus itu," ujarnya, Iptu Johannes Erwin Parlindungan Sihombing saat dikonfirmasi Selasa (15/11/2022).

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved