Pemilu 2024

Begini Penjelasan Bawaslu Pesisir Barat Terkait Perekrutan Kasek Panwascam yang Jadi Polemik

Bawaslu Pesisir Barat menanggapi isu Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat yang resmi melaporkan pihaknya ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu.

Penulis: saidal arif | Editor: muhammadazhim
Tribun Lampung / Saidal Arif
Ketua Bawaslu Pesbar Irwansyah. 

Tribunlampung.co.id, Pesisir Barat - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pesisir Barat menanggapi isu Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat yang resmi melaporkan pihaknya ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) terkait perekrutan Kepala Sekretariat (Kasek) Panwascam.

Ketua Bawaslu Pesisir Barat Irwansyah mengatakan, pihaknya siap mengikuti proses sesuai aturan yang berlaku.

"Ya kita ikuti saja prosesnya sesuai dengan prosedur yang berlaku," ungkap Irwansyah, Jumat (18/11/2022).

Irwansyah menjelaskan, proses perekrutan Kasek Panwascam tersebut dilakukan setelah Panwascam dilantik.

Tahapan perekrutan Panwascam itu juga, kata dia, telah dijalankan pihaknya sesuai aturan yang berlaku yakni pedoman perekrutan Panwascam.

"Tahapan-tahapan proses itu sudah kita lalui semua, mulai sosialisasi sampai pelantikan Panwascam terpilih," ucapnya.

Setelah Panwascam tersebut dilantik, maka dibutuhkan Sekretariatan untuk melengkapi administrasi baik Kasek atau staf pengelola keuangan dan staf teknis dari PNS.

Hal tersebut mengacu pada petunjuk teknis (Juknis) yakni keputusan ketua Bawaslu Nomor : 354/HK.01/K1/10/2022, tentang perubahan keputusan Bawaslu Nomor : 314/HK.01.00/K1/09/2022, tentang pedoman pelaksanaan pembentukan Panwascam Kecamatan dalam Pemilu serentak 2024.

"Jadi PNS di sekretariatan Panwascam tiga orang. Berdasarkan pedoman tersebut, Bawaslu hanya diminta koordinasi dengan kecamatan," ujar Irwansyah.

"Karena menimbang di akhir tahun kegiatan kita banyak, sehingga kami pikir tidak bisa kami langsung turun langsung ke semua kecamatan," ucapnya.

Kemudian, setelah dilantiknya Panwascam, pihaknya mengintruksikan agar berkoordinasi dengan semua stakeholder terkait khususnya di kecamatan.

Termasuk terkait rekomendasi dari pihak Kecamatan yang akan dijadikan Kasek dan staf sekretariatan di Panwascam.

"Teman-teman Panwascam juga sudah melakukan hal itu berkoordinasi dengan pihak Kecamatan, meskipun memang ada teman-teman yang tidak mendapatkan rekomendasi dari camat, mereka kemudian mengambil PNS dari luar kecamatan," kata dia.

"Setelah itu berjalan dan sudah keluar Surat keputusan (SK) dari Bawaslu Provinsi kemudian ini mencuat," sambungnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved