Berita Lampung

Jalan Sering Berlubang, Warga Tulangbawang Tanam Pohon Pisang di Jalintim 

Sejumlah warga melakukan penanaman pohon pisang di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Lingkungan Bujung Tenuk, Kecamatan Menggala, Tulangbawang.

Penulis: Candra Wijaya | Editor: muhammadazhim
Tribunlampung.co id/Candra Wijaya
Salah satu warga saat melakukan penanaman pohon pisang di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Lingkungan Bujung Tenuk, Kecamatan Menggala, Tulangbawang, Lampung, Minggu (20/11/2022). Hal ini dilakukan warga sebagai bentuk protes jalan rusak yang tidak kunjung diperbaiki. 

Tribunlampung.co.id, Tulangbawang - Sejumlah warga melakukan penanaman pohon pisang di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Lingkungan Bujung Tenuk, Kecamatan Menggala, Tulangbawang, Lampung.

Penanaman dengan simbol pohon pisang itu, dilakukan warga setempat sebagai bentuk aksi protes.

Lantaran pada titik yang ditanami pohon pisang itu, sudah berulang kali mengalami kerusakan hingga berlubang cukup parah.

Apalagi mengingat, dengan jalan rusak di lokasi tersebut juga sering mengakibatkan terjadinya kecelakaan bagi pengendara yang melintas, khususnya kendaraan bermotor.

"Sudah beberapa bulan terakhir lokasi jalan berlubang itu belum juga diperbaiki," jelas Feriyansyah (25), warga Lingkungan Bujung Tenuk setempat, Minggu (20/11/2022).

Menurutnya, walaupun diperbaiki lokasi itu hanya dilakukan tambal sulam saja, sehingga belum seumur jagung sudah mengalami kerusakan kembali.

"Walaupun sudah diperbaiki, paling hanya tambal sulam, sehingga tidak lama sudah rusak kembali," keluhnya.

Bahkan dirinya mengungkapkan, adanya kerusakan jalan pada lokasi itu kerap menyebabkan terjadinya kecelakaan hingga memakan korban.

"Pada lokasi ini juga kerap memakan korban akibat kecelakaan, khususnya pengendara roda dua," ungkapnya.

Apalagi beberapa hari lalu juga telah terjadi kecelakaan, yang melibatkan seorang anggota marinir.

"Kemarin ada juga pengendara sepeda motor, seorang anggota marinir yang jatuh akibat jalan berlubang itu," tuturnya.

Maka dari itu sebagai bentuk protes bersama, sejumlah warga melakukan penanaman pohon pisang di jalan berlubang itu.

Hal ini juga dilakukan guna memberikan tanda rambu kepada pengendara yang melintas, agar tidak terjebak hingga terjadinya kecelakaan di lokasi tersebut.

"Ini sebagai bentuk protes warga, selain itu dengan ditanami pohon pisang itu juga berguna memberikan tanda rambu kepada pengendara, agar berhati-hati sehingga tidak terjebak dan mengakibatkan kecelakaan," terangnya.

Dirinya juga berharap kepada pemerintah terkait, agar secepatnya melakukan perbaikan pada jalan nasional yang rusak dan berlubang itu.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved