Berita Terkini Nasional

Ayah di Cianjur Nangis Dapati Anaknya di Kantung Jenazah, 'Itu Anak Saya, Baju Merah'

Pilunya Deden yang mendapati anaknya sudah tidak bernyawa saat ditemukan oleh tim evakuasi gabungan gempa Cianjur Jawa Barat.

Tribun Jabar
Rumah warga di Kp Kandangsapi, Sirnagalih, Cilaku, Cianjur rusak akibat gempa berkekuatan M 5,6 yang terjadi Senin (21/11/2022). Tangis pilu ayah di Cianjur dapati anaknya di kantong jenazah setelah ditemukan tim evakuasi gabungan. 

Saat Deden masuki mobil ambulans untuk pastikan anak tersebut benar-benar buah hatinya. Terdengar teriakan keras dari dalam mobil ambulans.

"YaAllah naaak," terdengar teriak histeris Deden saat pastikan jenazah tersebut merupakan anaknya.

Sambil menunduk dan menangis keras Deden seakan tidak menyangka jasad tersebut benar-benar buah hati tercintanya.

Kemudian sirine ambulan terdengar sangat kencang mengantarkan Deden dan jenazah anak tercintanya ke rumah rumah sakit terdekat.

Sebelumnya Komandan Korem (Danrem) 061 Surya Kencana Brigjen TNI Rudi Saladin mengatakan adapun proses evakuasi korban itu dilakukan secara bertahap pasca bencana gempa Senin kemarin.

"Alhamdulillah kami bisa mengevakuasi sampai saat ini 13 korban jiwa. Pagi ini satu, kemarin ada tujuh, pagi menjelang siang ada lima," kata Rudi di Jalan Raya Cugenang, Kecamatan Cugenang, Cianjur, Jawa Barat, Selasa (22/11/2022).

Baca juga: Duka Lesti Kejora Akibat Gempa Cianjur, Rumah Keluarganya Ambruk

Baca juga: Adik Dinar Candy Akhirnya Ditemukan Usai Jadi Korban Gempa Cianjur

Adapun bertambahnya dua korban dalam pantauan Tribunnews.com, 14.32 WIB. Total jumlah korban di Cugenang, Kecamatan Cugenang, Cianjur, Jawa Barat mencapai 15 orang.

Saat ini tim gabungan juga masih terus bekerja menggunakan eksavator guna kemungkinan menemukan korban lainnya.

151 Orang Masih Dinyatakan Hilang

Insiden gempa bumi yang terjadi di Cianjur, Jawa Barat, sudah mengakibatkan 268 orang meninggal dunia.

Dari jumlah tersebut, tercatat 122 orang sudah teridentifikasi, sedangkan 151 orang masih dinyatakan hilang akibat gempa di Cianjur, Jawa Barat.

Diketahui, telah terjadi gempa bumi berkekuatan M 5,6 di Cianjur, Jawa Barat pada Senin (21/11/2022).

Adapun data di atas berdasarkan data teranyar yang tercatat Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB per Selasa (22/11/2022) petang.

BNPB mencatat, korban meninggal dunia akibat gempa bumi Cianjur, Jawa Barat berjumlah 268 orang. Dari jumlah tersebut, 122 jenazah sudah berhasil diidentifikasi.

Dari data tersebut, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengatakan masih ada korban hilang berjumlah 151 orang.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved