Berita Terkini Nasional
Ayah di Cianjur Nangis Dapati Anaknya di Kantung Jenazah, 'Itu Anak Saya, Baju Merah'
Pilunya Deden yang mendapati anaknya sudah tidak bernyawa saat ditemukan oleh tim evakuasi gabungan gempa Cianjur Jawa Barat.
Dirinya pun memprediksi gempa susulan akan berhenti terjadi dalam empat hari kedepan.
"Sehingga BMKG memperhitungkan kurang lebih 4 hari lagi insya Allah gempa-gempa tersebut sudah makin berkurang Insya Allah berhenti," jelas Dwikorita.
Angkot Tertimbun Longsor
Sebelumnya, kendaraan angkot yang mengangkut 15 orang siswa pulang sekolah tertimbun longsor akibat Gempa Cianjur yang mengguncang sebagian wilayah Jawa Barat hingga Jakarta.
Longsor akibat Gempa Cianjur hingga menimbun angkot dan truk terjadi di Jalan Raya Puncak kawasan Kecamatan Cugenang. Jalan lintas tersebut juga putus tak bisa dilalui kendaraan.
Para penumpang dan sopir dari angkot yang tertimpa longsor Gempa Cianjur sementara masih belum ditemukan.
Menurut keterangan Dinas Damkar Kota Bogor, badan angkot masih belum terlihat, sedangkan badan truk sudah terlihat.
"Menurut keterangan, yang di angkot itu ada 15 orang, itu siswa anak sekolah yang baru pulang, dan yang lainnya yang berteduh tadi kan hujan, dan di bawahnya ada juga warung-warung itu tertimpa sama longsor," kata Kasi Penyelamatan Dinas Damkar Kota Bogor, Hamid Suwardi.
"Angkot belum kelihatan, hanya badan truk saja yang sudah kelihatan," jelas Hamid.
Gempa 5,6 Skala Magnitudo yang mengguncang wilayah Cianjur, Senin (21/11/2022) mengakibatkan Jalan Raya Puncak di kawasan Kecamatan Cugenang putus.
Jalan Labuan-Cianjur ini hingga kini belum bisa dilalui kendaraan. Longsor di jalur tersebut ternyata juga menimbun truk dan dua angkot.
Hingga pagi ini, Selasa (22/11/2022) angkot dan truk yang tertimbun longsor tersebut belum dievakuasi karena posisinya belum diketahui.
"(Longsor) Tebingan sekitar 5 meter, jalur itu ketutup. Di bawahnya ada dua angkot sama satu truk," ujar Kasi Penyelamatan Dinas Damkar Kota Bogor, Hamid Suwardi kepada TribunnewsBogor.com di sekitar lokasi, Senin malam.
Hamid menyebut, para penumpang dan sopir dari kendaraan yang tertimpa longsor ini, sementara masih belum ditemukan.
Menurutnya, badan angkot masih belum terlihat, sedangkan badan truk sudah terlihat.
"Menurut keterangan, yang di angkot itu ada 15 orang, itu siswa anak sekolah yang baru pulang, dan yang lainnya yang berteduh tadi kan hujan, dan di bawahnya ada juga warung-warung itu tertimpa sama longsor."
"Angkot belum kelihatan, hanya badan truk saja yang sudah kelihatan," jelasnya.
Ridwan Kamil Minta Petugas Cepat Lakukan Evakuasi
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, meninjau lokasi longsor di Kecamatan Cugenang, Senin malam.
Saat meninjau lokasi, Ridwan Kamil mendapat laporan dari masyarakat terkait adanya kendaraan yang tertimbun longsor.
"Sejauh ini ada laporan warga, sebanyak 5 kendaraan tertimbun dan belum dievakuasi," katanya, Senin, dikutip dari TribunJabar.id.
Ridwan Kamil lalu meminta petugas gabungan agar cepat menanganinya.
"Kami minta petugas gabungan bisa cepat mengevakuasi dengan banyaknya personil gabungan," ungkap dia.
Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id
(TribunJabar.id/Tribunlampung.co.id)