Berita Terkini Artis

Vega Darwanti Cuma Bertemu Suaminya saat Weekend dan Bertahan 13 Tahun

Selama ini Vega Darwanti dan suaminya Dema Sany Senjaya menjalani hubungan jarak jauh Jakarta-Bandung.

Editor: Tri Yulianto
Tribunlampung.co.id/Tribunnews
Selama ini Vega Darwanti dan suaminya Dema Sany Senjaya menjalani hubungan jarak jauh Jakarta-Bandung dan pernikahan keduanya bertahan 13 tahun. 

Tribunlampung.co.id, Jakarta – Vega Darwanti dan suaminya Dema Sany Senjaya ternyata hanya bertemu rutin saat akhir pekan saja.

Namun siapa sangka pasangan Vega Darwanti dan Dema Sany Senjaya bisa mempertahankan rumah tangganya hingga 13 tahun.

Selama ini Vega Darwanti dan suaminya Dema Sany Senjaya menjalani hubungan jarak jauh Jakarta-Bandung.

Vega Darwanti jalani rutinitas sebagai presenter di Jakarta sedangkan suaminya Dema Sany Senjaya bergelut dengan profesinya sebagai dokter.

Selama 13 tahun berumah tangga, keduanya pun jauh dari gosip miring meski hanya bertemu secara rutin saat akhir pekan.

Meski tidak saling berdekatan, hubungan Vega Darwanti dan Dema Sany Senjaya tetap harmonis.

Baca juga: Vincent Raditya Puas dengan Hidupnya, Mantan Istrinya, ‘Ntar Tunggu’

Baca juga: Nonton Piala Dunia 2022 di Qatar Langsung, Ternyata Raffi Ahmad Beli Tiket Termurah

Vega Darwanti pun mengungkap meski mereka berjarak namun tetap intens berkomunikasi.

"Kuncinya di komunikasi dan saldonya dibanyakin biar makin berbunga-bunga," kata Vega Darwanti dikutip Tribunnews.

Wanita berusia 36 tahun ini mengaku hanya bertemu dengan suami setiap akhir pekan. Sebab, selama lima hari ia bekerja dari pagi sampai malam, begitu juga Dema.

"Ya apa ya kita mah kan masih LDR nih sampai detik ini jadi kalau ketemu kayak sekarang weekend. Kalau ketemu kayak pacaran aja," ucapnya.

Meski begitu ia mengaku sejak awal menikah dengan Dema sampai detik ini perjalanannya sangat sulit.

"Dulu awal awal pernikahan memang pasti karena menyesuaikan terus ada rasa curiga itu ada, tapi itu di sini aku merasa kayak begini banget sih begitu ketemu kita cuma berantem jadi kayak habis waktu," jelasnya.

Berjalannya waktu, wanita kelahiran Jakarta, 12 Maret 1986 itu berusaha mencari solusinya, yakni menjaga komunikasi dengan baik.

"Jadi sekarang apapun misalnya aku enggak nyaman aku akan bahas, jadi lebih komunikasi biar apa yang terjadi mungkin kita kan kadang suka salah atau bikin pasangan enggak nyaman akhirnya nanti jadi belajar untuk enggak ngelakuin hal itu lagi," terangnya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved