Kesehatan
Berbagai Jenis Serum dan Manfaatnya untuk Kulit
Menggunakan rangkaian skincare adalah rutinitas yang dilakukan banyak wanita setiap harinya, salah satu dari rangkaian skincare itu adalah serum.
Penulis: Jelita Dini Kinanti | Editor: Reny Fitriani
Sebaiknya, carilah bahan-bahan seperti vitamin A, C, dan E. Bisa juga mencari bahan resveratrol, niacinamide, melatonin, dan asam L-Ascorbic.
Ahli Dermatologi dan Direktur Penelitian Kosmetik di Departemen Dermatologi Rumah Sakit Mount Sinai, dr Joshua Zeichner mengatakan ia biasanya merekomendasikan pasien untuk mengoleskan serum vitamin C di pagi hari, di bawah tabir surya, untuk perlindungan tambahan terhadap sinar UV.
Ketiga, hydrating serum untuk melengkapi pelembap malam. Serum ini mampu membantu memberikan kelembaban ekstra pada kulit.
Serum ini cocok digunakan untuk kulit kering, berminyak, dan rentan berjerawat.
Ahli Dermatologi dr Craig Kraffert mengatakan bahkan serum ini cocok untuk kulit yang sangat berminyak, karena serum ini dirancang untuk menghidrasi dengan residu emolien minimal.
Bahan-bahan yang harus dicari dalam serum ini adalah asam hialuronat, peptida, dan luminescine. Baik kulit dewasa maupun muda dapat menggunakan serum ini.
Keempat, color-correcting serum yang mengatasi masalah kulit seperti hiperpigmentasi, pori-pori yang membesar, dan garis-garis halus.
dr Debra Jaliman mengatakan serum ini jiga dapat membantu meratakan warna kulit atau menghilangkan bintik-bintik hitam.
Di samping itu, serum ini juga bekerja menghaluskan kulit dan meminimalkan pori-pori.
Adapun bahan-bahan yang perlu dicari dalam serum ini meliputi asam fitat, vitamin C, arbutin, asam kojic, asam azelaic, asam L-askorbat, dan asam glikolat.
Cara Menggunakan Serum yang Tepat
Dr Angela J. Lamb mengatakan, umumnya, kita harus menggunakan serum di seluruh wajah dan leher dua kali sehari, pada pagi dan malam hari
"Pastikan juga mengoleskan pelembab setelah menggunakan serum jika kita ingin mendapatkan hasil yang lebih maksimal," ujar Lamb.
Ahli bedah kosmetik yang berbasis di New York, Dr Fran Cook-Bolden mengatakan, jika memiliki kulit sensitif dan kering, lapisi kulit dengan pelembab yang lebih substansial dengan serum.
Sebab serum memiliki bahan aktif dalam cenderung lebih terkonsentrasi dan terkadang dapat menyebabkan iritasi serta kekeringan pada kulit sensitif.
dr Craig Kraffert mengatakan lamanya respons kulit setelah menggunakan serum tidak bisa dipastikan, tergantung dengan jenis serum dan kulitnya. Tetapi jika dirata ratakan, lamanya sekitar tujuh minggu.
(Tribunlampung.co.id/Jelita Dini Kinanti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Berbagai-Jenis-Serum-dan-Manfaatnya-untuk-Kulit.jpg)