Berita Lampung
Gulai Kulak Kukut, Film Kuliner Khas Pertama di Lampung
Tidak main-main, penulis skenario Gulai Kulak Kukut ialah seorang sastrawan sekaligus pegiat budaya Lampung yaitu Arman Arifin Zainal.
Penulis: Muhammad Humam Ghiffary | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id, Metro - Jejamo Media Production menggarap proyek film berjudul Gulai Kulak Kukut 2022 mengangkat isu makanan di Lampung.
Tidak main-main, penulis skenario Gulai Kulak Kukut ialah seorang sastrawan sekaligus pegiat budaya Lampung yaitu Arman Arifin Zainal atau akrab disapa Arman AZ.
Menurut Arman, film itu menempatkan masakan khas Lampung Tengah sebagai sentra pada film.
Produser Arif Surakhman mengatakan, Gulai Kulak Kukut bergenre fiksi drama.
Dalam ceritanya, Gulai Kulak Kukut menguatkan ketertarikan antartokoh dalam film tersebut.
Baca juga: Membanggakan, Film Pendek Karya Mahasiswa IIB Darmajaya Juara Nasional Video Kreatif UMKM
Baca juga: Anak-anak Nikita Mirzani Tahu Sang Ibu Sedang Syuting Film Horor
"Pada film itu, yang mengalami ketertarikan ialah Ainun (Rebecca Ginting), Rozali (Gilbran Ibrahim), dan Raden Harun (Humaidi Abas)," kata Arif kepada Tribunlampung.co.id, Senin (26/12/2022).
"Film ini adalah puncak ketersinggungan batin, betapa sebagai penghasil rempah terbaik dunia justru Lampung tenggelam dalam peta kuliner nasional," imbuhnya.
Karena Gulai Kulak Kukut menjadi film Lampung dengan isu kuliner pertama, tak kepalang tanggung Dede Wijaya meminta Humaidi Abas, yang memerankan Kiai Zainal pada Hayya 2: Hope Dream & Reality, berperan sebagi Raden Harun di film ini.
Film yang didukung oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah ini menceritakan Ainun, putri tunggal Yusuf Pangeran (Muadin Efuari), membuka rumah makan dengan konsep menu masakan khas daerah.
Salah satunya Gulai Kulak Kukut.
Terkenal menjual masakan khas Lampung, Ainun menjadi mentor chef restoran hotel bernama Rozali.
Seiring berjalannya waktu, Rozali justru memiliki ketertarikan dengan Ainun.
Sementara Ibrahim (Fauzi Subing), anak lelaki tertua Raden Harun, juga sejak dulu menyukai Ainun.
Tetapi Raden Harun, orang tua Ibrahim, tidak menyukai latar belakang Ainun.
Yusuf Pangeran memperhatikan kedekatan putrinya dengan Rozali.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Syuting-film-Gulai-Kulak-Kukut.jpg)