Berita Lampung

3 Kendaraan Kecelakaan Beruntun di Jalinsum Bandar Lampung, Pemotor Tewas

Kejadian kecelakaan di Jalinsum Kecamatan Raja Basa, Bandar Lampung, Lampung ini melibatkan tiga kendaraan sekaligus.

Tribunlampung.co.id/dok Polres Tubab
Kondisi mobil minibus Toyota Avanza warna biru Metalic usai alami kecelakaan di Ruas Jalan Tol Sumatera KM 197.600 A Kecamatan Lambu Kibang, Kabupaten Tulangbawang Barat, Lampung, Senin (19/12/2022) lalu. Sebanyak 3 kendaraan kecelakaan beruntun di Jalinsum Bandar Lampung, Sabtu (31/12/2022). 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Peristiwa kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Lintas Sumatera ( Jalinsum ) Kecamatan Raja Basa, Kota Bandar Lampung, Sabtu (31/12/2022).

Kejadian kecelakaan di Jalinsum Kecamatan Raja Basa, Bandar Lampung, Lampung ini melibatkan tiga kendaraan sekaligus.

Atas kecelakaan beruntun di ruas Jalinsum Raja Basa, Bandar Lampung tersebut mengakibatkan seorang pengendara motor Honda Beat putih biru berpelat BE 7555 AH meninggal dunia.

Korban meninggal adalah Rodiyan (35) warga Desa Sumber Jaya, Kecamatan Jatiagung, Kabupaten Lampung Selatan.

Selain motor, kecelakaan itu melibatkan Daihatsu Grand Max kuning berpelat B 9018 BCZ dan Toyota Kijang Innova hijau berpelat BE 1358 AMA.

Baca juga: Anggota Polisi Meninggal Kecelakaan di Jalan Tol Lampung Selatan

Baca juga: Kecelakaan Jadi Kewaspadaan Operasi Lilin Krakatau 2022 di Tulangbawang Lampung

Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) IPDA Gunawan mewakili Kasatlantas Polresta Bandar Lampung AKP M Rohmawan mengatakan, pemotor Rodiyan (35) menjadi korban meninggal dalam kecelakaan beruntun tersebut.

"Jadi warga Jatiagung ini tewas setelah menabrak mobil milik PT Prosegour atau jasa pengantaran uang yang sempat terguling," kata Kanit Gakkum Satlantas Polresta Bandar Lampung IPDA Gunawan, Sabtu (31/12/2022).

IPDA Gunawan menceritakan kecelakaan itu bermula dari Yoga Irawan pengemudi mobil Daihatsu Grand Max kuning berpelat B 9018 BCZ bersama penumpang menuju ke Kabupaten Pringsewu.

"Jadi mobil Grand Max ini mereka dari kantor PT Prosegour di Jalan Arif Rahman Hakim, Kecamatan Way Halim, mereka dengan tujuan ke Pringsewu," kata IPDA Gunawan.

Ia mengatakan, pengemudi Grand Max di tengah jalan hendak ingin mengecilkan volume suara tip radio.

"Pengemudi ini mengecilkan tip radio tapi pandangan tidak ke jalan melainkan ke arah volume tip tersebut," kata IPDA Gunawan.

Penumpang mobil Grand Max atas nama Purwanto  di dalam mobil jasa pengantaran uang tersebut tiba-tiba mengatakan awas. 

IPDA Gunawan mengatakan, dari keterangan pengemudi Grand Max bahwa sadarnya kendaraan sudah naik pembatas jalan.

"Pada saat itu kata sopir Grand Max tidak sempat menghindar lagi," kata IPDA Gunawan.

Ia mengatakan, mobil Grand Max tersebut terguling dan jatuh dengan posisi menyerong lawan arah.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved