Berita Terkini Nasional

Miris! Alasan Wowon Bunuh Bayi Kandungnya Cuma Hanya Karena Rewel

"Mau disunatin padahal bohong. Anak ini rewel semua, setiap jam, setiap detik, setiap malam," ungkap Wowon pelaku pembunuhan berantai Bekasi Cianjur.

Tayang:
Editor: Indra Simanjuntak
Tribunnews.com
Wowon Erawan pelaku pembunuhan berantai (kiri). Lubang di pekarangan rumah Wowon yang dijadikan tempat mengubur korban (kanan). 

Tribunlampung.co.id, Jakarta - Sejumlah fakta baru pelaku pembunuhan berantai di Bekasi dan Cianjur, Jawa Barat mulai terkuak.

Diketahui, pelaku pembunuhan berantai di Bekasi dan Cianjur Wowon Cs mengaku bisa menggandakan uang atau kekayaan kepada para korbannya.

Polda Metro Jaya mengungkap sebanyak 11 TKW tertipu oleh Wowon Erawan alias Aki yang merupakan pelaku pembunuhan berantai Bekasi Cianjur.

Salah satu fakta baru dalam kasus pembunuhan berantai di Bekasi dan Cianjur adalah motif Wowon membunuh anaknya sendiri, Bayu, bayi 2 tahun yang menjadi satu diantara sembilan orang korban pembunuhan oleh Wowon Erawan Cs.

Belakangan terungkap motif Wowon Cs membunuh balita tak berdosa tersebut.

Baca juga: Modus Pelaku Pembunuhan Berantai Wowon Cs Tipu 11 TKW Pamer Rumah dan Mobil

Bukan untuk pesugihan, namun ada alasan lain Wowon Cs tega membunuh balita tersebut.

Balita malang itu merupakan salah satu anak Wowon dari pernikahannya dengan Ai Maimunah, yang juga menjadi korban pembunuhan berantai.

Kepada wartawan Wowon bercerita tentang motif pembunuhan terhadap anaknya yang masih kecil itu.

Sebelumnya Wowon diminta Ai Maimunah untuk membawa Bayu.

Saat itu Wowon mengaku akan membawa Bayu ke Mataram dan akan mengkhitannya, tetapi ia berbohong.

"Waktu dulu aku sama yang namanya Ai Maimunah, ini kata Maimunah 'nih anakmu bawa', ya kataku ya mau dibawa,"

"Mau dibawa ke Mataram sama neneknya, kata aku padahal bohong,"

"Mau disunatin padahal bohong. Anak ini rewel semua, setiap jam, setiap detik, setiap malam," ungkap Wowon dalam unggahan video di YouTube Kompas TV, Rabu (1/2/2023).

Karena dianggap rewel dan sering menangis, Wowon mengaku tidak kerasan sehingga nekat untuk menghabisi nyawa anaknya sendiri.

Namun, nyawa Bayu tidak dihabisi oleh Wowon, melainkan partner in crime-nya, yaitu Solihin alias Duloh (64).

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved