Pemilu 2024
Sandiaga Uno Ungkit Perjanjian 2016 dengan Prabowo, Anies Baswedan Bungkam
Sandiaga Uno mengatakan, perjanjian itu ditandatangani di atas materai oleh tiga pihak, Prabowo Subianto, Anies Baswedan, dan dirinya.
Kemudian, ia melayani pengunjung di bandara, yang ingin berfoto bersama.
Setelah itu, Anies Baswedan tetap tidak menjawab pertanyaan wartawan terkait perjanjian tersebut.
Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut, memilih menjawab pertanyaan lain, yang dilempar lagi oleh wartawan lain.
Ditulis Fadli Zon
Perjanjian politik antara Anies Baswedan dan Prabowo Subianto, kata Sandiaga Uno, pertama kali ia ungkap saat diundang menjadi bintang tamu dalam podcast Akbar Faisal Uncencored.
Baca juga: Puan Maharani Legowo Jika Megawati Tak Tunjuk Dirinya Jadi Capres PDIP
Dalam tayangan podcast tersebut, Sandiaga mengatakan, perjanjian itu tertulis dan dibuatkan oleh Fadli Zon.
"Tertulis dan untuk episode itu saya mengusulkan Bang Akbar mengundang Fadli Zon."
"Karena dia yang men-draft dan dia yang menulis tangan itu,” kata Sandiaga Uno.
Ia menjelaskan, perjanjian itu berkaita beredarnya potongan video Anies bicara tak akan maju Pilpres jika Prabowo juga maju sebagai capres.
Kala itu, Sandiaga menjadi Wakil Anies untuk maju di Pemilihan Gubernur DKI Jakarta yang pada akhirnya sempat menimbulkan kebuntuan di internal Partai Gerindra.
Kemudian, atas kebuntuan tersebut dibentuklah sebuah perjanjian tertulis oleh Fadli Zon.
"Terus terang waktu itu sempat ada kebuntuan."
"Dan sosok Fadli Zon itu yang mungkin cukup sentral untuk akhirnya melihat, merumuskan dan meramu dari tiga kubu itu."
"Waktu itu kan ada saya, Pak Prabowo, dan Pak Anies. Dan dia yang membuat itu dalam sebuah perjanjian yang dia tulis tangan sendiri," tuturnya.
Sufmi Dasco Benarkan Prabowo-Anies Punya Perjanjian
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Prabowo-Subianto-Anies-Baswedan-dan-Sandiaga-Uno.jpg)