Berita Lampung
Terus Naik, Harga Kakao di Pesawaran Lampung Sekarang Tembus Rp 38 Ribu
Kenaikan harga kakao di Kecamatan Gedong Tataan, Pesawaran sudah terjadi sejak awal musim yakni akhir 2022 lalu.
Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id, Pesawaran - Harga kakao kering di Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Lampung terus bergerak naik.
Kenaikan harga kakao di Kecamatan Gedong Tataan, Pesawaran sudah terjadi sejak awal musim yakni akhir 2022 lalu.
Harga kakao kering mengalami kenaikan Rp 8.000 per kg.
Ade Sunaryo, agen pengepul kakao, mengatakan, pada musim sebelumnya kakao berada di harga Rp 30 ribu per kg.
Ia memaparkan, saat ini merupakan pengujung musim kakao.
Baca juga: Petani Kakao di Pesawaran Semringah Harga Jual Biji Kakao Mulai Merangkak Naik
“Dan dalam pengujung musim tentu terdapat penurunan kualitas dari kakao itu. Misal dari 4 kilogram lalu dikeringkan cuma menghasilkan 1,8 kilogram saja,” ujar Ade, Kamis (2/2/2023).
Berbeda dengan saat di tengah musim, keunggulan kakao bisa diperhatikan dengan kualitas saat pengeringan.
Di akhir musim kakao seperti ini, Ade mengaku ada penurunan jumlah kakao yang dikumpulkan dari petani.
“Biasanya dapat lebih dari 3 kuintal. Saat ini cuma dapat 2 kuintal,” terang Ade.
Ade mengaku untuk mendapatkan kakao kering di akhir musim, jangkauan daya tampungnya harus lebih luas.
“Sebab kemarin per hari hanya dapat 80 kilogram saja,” ujar dia.
Ade mengatakan, musim kakao saat ini merupakan musim yang singkat.
“Memang sebentar lagi musim kakao akan berakhir. Namun dari laporan petani sudah menunjukkan pohon kakao akan berbunga,” terang Ade.
Pria yang juga menanam kakao ini memaparkan, untuk mendapatkan kakao yang bagus di awal musim, tentunya harus ada perawatan ekstra.
“Di samping pada faktor cuaca seperti curah hujan dan suhu,” ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/petani-kakao-semringah-harga-jual-biji-kakao-mulai-merangkak-naik.jpg)