Berita Lampung
Sebanyak 106 Ribu Ekor Ternak di Lampung Selatan Sudah Dipasangi Anting Tahun 2022
Disbakeswan Lampung Selatan sudah pasang anting ke 106 ribu ekor ternak dari target 153 ribu ekor ternak dan targetnya tahun ini 50 ribu ekor ternak.
Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: Tri Yulianto
Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan - Sebanyak 106 ribu ekor ternak di Lampung Selatan sudah dipasangi anting pada 2022.
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lampung menargetkan seluruh ternak bisa dipasang anting pada tahun ini.
Pemasangan anting untuk identitas dan mendukung optimalisasi pelaksanaan vaksinasi serta kesehatan terhadap ternak di Lampung Selatan.
Hal itu, berdasarkan Surat Edaran nomor 31 tahun 2022 tentang Penandaan Dan Pendataan Hewan Di Kabupaten Lampung Selatan.
Selain itu, pemasangan anting pada hewan ternak di Lampung Selatan tersebut menindaklanjuti keputusan Menteri Pertanian Nomor 599/KPTS/PK.300/M/7/2022 Tahun 2022 tentang Penandaan dan Pendataan Hewan dalam Rangka Penanggulangan Penyakit Mulut dan Kuku (Foot and Mooth Disease)
Dan, pemasangan anting pada hewan ternak di Lampung Selatan tersebut menindaklanjuti Surat Edaran Keputusan Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Nomor 9621/KPTS/T1.040/P/09/2022 tentang Petunjuk Teknis Kegiatan Penandaan dan Pendataan Hewan Tahun 2022.
Baca juga: Disnakeswan Lampung Selatan Bentuk Satgas Pengendalian Penyakit Mulut-Kuku
Pemasangan anting pada hewan ternak di Lampung Selatan tersebut menindaklanjuti, surat nomor 10712/SE/PK300/F/10/2022 tentang Percepatan Kegiatan Penandaan dan Pendataan Ternak.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lampung Selatan Rini Ariasih mengatakan pada 2022 pihaknya sudah memasang anting (eartag) kepada sekitar 106 ribu hewan ternak sapi.
"Dalam kegiatan pendataan dan penandaan ternak, kami sudah memasang 106.000 anting kepada hewan ternak sapi," kata Rini, Minggu (5/2/2023).
"Jumlah itu sudah termasuk sapi di feedloter (PT. Juang Jaya, PT Ranso dan PT Fortuna)," jelasnya.
Rini mengatakan tahun 2023 ini pihaknya menarget semua hewan ternak di Lampung Selatan khususnya ternak sapi terpasang anting (eartag).
Dengan populasi hewan ternak di Lampng Selatan sekitar 153.000, Rini mengatakan hanya sekitar 50.000 hewan ternak yang belum dipasang anting (eartag).
Lanjut, Rini menjelaskan penandaan dan pendataan hewan menggunakan Eartag Secure QR Code perlu dilakukan untuk mendukung optimalisasi pelaksanaan vaksinasi terhadap hewan.
Kata Rini, agar pihaknya dapat mengetahui identitas hewan dan jumlah populasi hewan yang telah divaksinasi.
Lalu, Rini mengatakan sasaran hewan yang dilakukan penandaan dan pendataan adalah hewan sapi dan kerbau yang telah divaksin, belum divaksin dan tidak divaksin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/kepala-dinas-peternakan-dan-kesehatan-hewan-lampung-selatan-rini-ariasih.jpg)