Berita Lampung
Panen Padi Periode Januari-April di Lampung Diperkirakan 1.046.045 Ton
Pemprov Lampung optimistis serapan padi pada empat bulan pertama tahun ini optimal.
Penulis: Vincensius Soma Ferrer | Editor: soni
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Pemprov Lampung optimistis serapan padi pada empat bulan pertama tahun ini optimal.
Rasa optimistis itu diungkapkan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas KPTPH Provinsi Lampung Kusnardi saat diwawancara Tribun Lampung, Minggu (26/2/2023).
Kusnardi mengatakan Pemprov Lampung sudah memperkirakan capaian optimal panen padi hingga April 2023 nanti.
Adapun panen padi di Provinsi Lampung terhitung mulai Januari 2023 hingga April 2023 ada sebanyak 1.046.045 ton.
"Nilai prediksi panen padi tersebut diperkirakan adalah hasil dari lahan panen padi seluas 202.464 hektare yang tersebar di seluruh kabupaten / kota di Provinsi Lampung.
"Lebih rinci, pada Maret 2023 ini, ada lahan padi siap panen dengan luas 110,050 ha," kata Kusnardi.
Selanjutnya, Kusnardi juga merincikan bobot panen padi di Provinsi Lampung pada empat bulan awal tahun 2023.
Kusnardi menyebut prediksi panen tersebar disejumlah daerah adalah sebagai berikut jika dikelompokkan dalam setiap kabupaten dan kota di Provinsi Lampung.
Baca juga: Panen Padi Pringsewu Lampung 2022 Hasilkan 146 Ribu Ton Gabah Kering Giling
Baca juga: Babinsa di Pesisir Barat Edukasi Petani Agar Dapat Hasil Panen Padi Melimpah
Lampung Utara luas sawah padi siap panen 6.205 hektare dengan perkiraan produksi 28.363 ton.
Way Kanan, 12.843 hektare dengan perkiraan produksi 61.376 ton.
Tulang Bawang, 17.348 hektare dengan perkiraan produksi 77.149 ton.
Kabupaten Lampung Barat, 5.909 hektare dengan perkiraan produksi 28.167 ton.
Tanggamus, 9.325 hektare dengan perkiraan produksi 53.262 ton.
Lampung Selatan, 19.437 hektare dengan perkiraan produksi 119.167 ton.
Lampung Timur, 26.130 hektare dengan perkiraan produksi 126.078 ton.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Plt-Kepala-Dinas-Ketahanan-Pangan-Tanaman-Pangan-dan-Hortikultura-Provinsi-Lampung-Kusnardi.jpg)