Perampokan Bank di Lampung

Pelaku Perampokan Bank di Lampung Miliki Ruko dan 4 Karyawan, Tetangga Kaget Tak Percaya

Terungkap pelaku perampokan bank Arta, Bandar Lampung, HG memiliki toko material Logam Jaya di Kecamatan Natar Lampung Selatan.

Penulis: Riyo Pratama | Editor: Indra Simanjuntak
Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama
Ruko Logam Jaya milik pelaku perampokan bank Arta Bandar Lampung 

Tribunlampung.co.id, Bandarlampung - Terungkap pelaku perampokan bank Arta, Bandar Lampung, HG memiliki toko material Logam Jaya di Kecamatan Natar Lampung Selatan.

Diketahui, satu pelaku perampokan bernama Heri Gunawan alias HG merupakan warga Kelurahan Kampung Sawah, Kecamatan Tanjungkarang Timur, Bandar Lampung berhasil ditangkap.

Aksi perampokan bank Arta Kedaton Makmur di Teluk Betung Bandar Lampung mengakibatkan tiga korban mengalami luka tembak.

Adapun korban penembakan perampokan bank Arta Kedaton Makmur di Teluk Betung Bandar Lampung terdiri dari 2 orang satpam dan satu orang karyawan.

Pantauan Tribunlampung.co.id di lokasi, ruko bangunan pelaku HG memiliki ukuran kisaran 200 meter persegi berwarna hijau dengan gerbang berwarna kuning.

Baca juga: Polisi Kejar 2 Rekan Pelaku Perampokan Bank di Lampung, HG Diancam Hukuman Mati

Baca juga: Fakta Baru Motif Perampokan Bank Arta Kedaton Makmur Lampung, Diduga karena Masalah Ekonomi

Tetangga ruko Logam Jaya tersebut membenarkan bahwa pemilik ruko adalah HG yang tertangkap dalam aksi perampokan kemarin.

"Iya ini punya bapak yang ditangkap kemarin, saya tidak menyangka kok dia bisa berbuat seperti itu padahal kesehariannya baik," kata Dwi pedagang boneka yang berdampingan dengan toko Logam Jaya, Sabtu (18/3/2023).

Lebih lanjut ia mengatakan, pelaku memiliki sejumlah kendaraan dan sejumlah karyawan.

"Saya sering melihat mobilnya lebih dari 1 dan ruko samping itu ada 4 karyawan, ada yang jaga ruko, ada juga karyawan yang mengasuh anak," ujarnya.

Dwi melanjutkan, Ruko Logam Jaya, buka dari, Senin hingga Sabtu dan pada, Jumat (17/3/2023) ruko tersebut masih buka.

"Kalau kemarin pagi rukonya masih buka, istri dan anaknya juga masih ada, tapi pas siang rukonya sudah tutup. Biasanya ruko ini buka setiap hari kecuali Minggu," kata dia.

Mendengar kabar tetangga rukonya merupakan Pelaku perampokan, Dwi mengatakan kaget dan sempat berulangkali memastikan.

"Saya baca berita melihat pelakunya orang samping, saya sempat tidak percaya karena orangnya baik banget dan terlihat sukses," ujarnya lagi.

Namun, Dwi memastikan pemilik ruko tersebut tidak menginap di lokasi.

"Kalau ruko sudah tutup ya mereka pulang, sepertinya gak nginep deh," pungkasnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved