Perampokan Bank di Lampung

2 Korban Tembak Perampokan Bank di Lampung Sudah Pulang dari Rumah Sakit

Dua dari tiga korban perampokan bank Arta Kedaton Makmur Bandar Lampung sudah pulang dari Rumah Sakit dan dilakukan rawat jalan.

Penulis: Hurri Agusto | Editor: Indra Simanjuntak
Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama
RS Budi Medika, Bandar Lampung 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Dua dari tiga korban perampokan bank Arta Kedaton Makmur Bandar Lampung sudah pulang dari Rumah Sakit dan dilakukan rawat jalan.

Diketahui, satu pelaku perampokan bernama Heri Gunawan alias HG merupakan warga Kelurahan Kampung Sawah, Kecamatan Tanjungkarang Timur, Bandar Lampung berhasil ditangkap.

Aksi perampokan bank Arta Kedaton Makmur di Teluk Betung Bandar Lampung mengakibatkan tiga korban mengalami luka tembak.

Adapun korban penembakan perampokan bank Arta Kedaton Makmur di Teluk Betung Bandar Lampung terdiri dari 2 orang satpam dan satu orang karyawan.

Sementara satu korban lainnya masih dirawat secara intensif di Rumah Sakit Budi Medika Bandar Lampung.

Baca juga: Pelaku Perampokan Bank di Lampung Pecandu Sabu sampai Morfin, Punya Kartu Kuning

Baca juga: Pelaku Perampokan Bank di Lampung Miliki Ruko dan 4 Karyawan, Tetangga Kaget Tak Percaya

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Dennis Arya Putra mengatakan, pihaknya telah mendapat informasi terkait dua korban yang sudah diperbolehkan pulang.

"Informasi yang kami dapatkan 2 korban sudah pulang dan dilakukan rawat jalan," kata Dennis, Minggu (19/3/2023).

"Untuk 1 korban lainnya masih di rumah sakit perawatan intensif," imbuhnya

Namun, Dennis tidak menjelaskan secara pasti terkait identitas korban yang masih dirawat tersebut.

Sementara Satpam RS Budi Medika, Yopi membenarkan bahwa dua orang korban perampokan Bank Arta Kedaton sudah pulang.

"Infonya ada dua orang yang sudah pulang," kata Yopi.

Menurunya, korban yang masih dirawat adalah korban yang mengalami luka tembak pada bagian dada.

Namun, Yopi mengatakan korban tidak boleh dibesuk selain oleh keluarga inti.

"Yang masih di rawat itu kalau tidak salah yang luka tembak di dada," imbuhnya.

Seperti diketahui, perampokan bersenjata di bank Arta Kedaton Makmur mengakibatkan tiga korban mengalami luka tembak dan dilarikan ke rumah sakit.

Adapun ketiga korban yakni, Satpam Bank Arta Kedaton Makmur Tito Alexander (36), Satpam Bank Mayora Kismanto (41), dan Karyawan Bank Arta Kedaton Hance Chandra (21).

Korban Tito diketahui mengalami luka tembak di perut samping sebelah kiri, sementara Kismanto mengalami luka tembak di perut bagian kanan dan tangan sebelah kanan.

Adapun Korban Hance Chandra yang merupakan karyawan Bank Arta Kedaton mengalami luka tembak pada dada kanan.

Pelaku punya ruko

Terungkap pelaku perampokan bank Arta, Bandar Lampung, HG memiliki toko material Logam Jaya di Kecamatan Natar Lampung Selatan.

Pantauan Tribunlampung.co.id di lokasi, ruko bangunan pelaku HG memiliki ukuran kisaran 200 meter persegi berwarna hijau dengan gerbang berwarna kuning.

Tetangga ruko Logam Jaya tersebut membenarkan bahwa pemilik ruko adalah HG yang tertangkap dalam aksi perampokan kemarin.

"Iya ini punya bapak yang ditangkap kemarin, saya tidak menyangka kok dia bisa berbuat seperti itu padahal kesehariannya baik," kata Dwi pedagang boneka yang berdampingan dengan toko Logam Jaya, Sabtu (18/3/2023).

Lebih lanjut ia mengatakan, pelaku memiliki sejumlah kendaraan dan sejumlah karyawan.

"Saya sering melihat mobilnya lebih dari 1 dan ruko samping itu ada 4 karyawan, ada yang jaga ruko, ada juga karyawan yang mengasuh anak," ujarnya.

Baca juga: Pengakuan Pelaku Perampokan Bank di Lampung, Hasil Tokonya Sedang Jatuh

Dwi melanjutkan, Ruko Logam Jaya, buka dari, Senin hingga Sabtu dan pada, Jumat (17/3/2023) ruko tersebut masih buka.

"Kalau kemarin pagi rukonya masih buka, istri dan anaknya juga masih ada, tapi pas siang rukonya sudah tutup. Biasanya ruko ini buka setiap hari kecuali Minggu," kata dia.

Mendengar kabar tetangga rukonya merupakan Pelaku perampokan, Dwi mengatakan kaget dan sempat berulangkali memastikan.

"Saya baca berita melihat pelakunya orang samping, saya sempat tidak percaya karena orangnya baik banget dan terlihat sukses," ujarnya lagi.

Namun, Dwi memastikan pemilik ruko tersebut tidak menginap di lokasi.

"Kalau ruko sudah tutup ya mereka pulang, sepertinya gak nginep deh," pungkasnya.

Sementara Irma pedagang Petisan mengatakan hal senada. Ia bahkan sempat tak percaya.

"Iya awalnya saya gak percaya, koko itu orangnya baik dan hari kamis masih ada ruko," kata Irma.

"Dan tadi Pagi ruko itu didatangi sales yang biasa mengatakan barang," tandasnya.

Hingga berita ini terbit kondisi ruko tersebut dalam keadaan terkunci.

Diduga Pecandu Narkoba

Polisi membongkar motif perampokan bank Arta Kedaton Makmur di Teluk Betung, Bandar Lampung.

Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Ino Harianto mengatakan satu pelaku perampokan bank yang berhasil ditangkap diduga sebagai seorang pecandu narkoba.

"Motifnya, berdasarkan pengakuan pelaku (perampokan bank) dia merupakan pengguna aktif narkoba jenis putau," ungkap Kombes Pol Ino Harianto.

"Jadi diduga hasil pelaku merampok ini akan digunakan untuk membeli narkoba," imbuhnya.

Ino menyampaikan, pelaku yang tertangkap berinisial HG alia Heri Gunawan.

Atas pengakuan HG tersebut, petugas akan mendalami melalui tes urine untuk mendeteksi kondisi kesehatan hingga kandungan zat amfetamin dalam diri pelaku. 

"Tes urine masih kami ambil dan hasil pengecekannya menunggu lebih lanjut," imbuh kapolresta. 

HG, pelaku perampokan bank di Lampung, tepatnya Bank Arta Kedaton Makmur di Teluk Betung Selatan sempat merampas tas berisi uang Rp 300 juta dari tangan satpam bank.

Uang milik nasabah bank Mayora

Hal tersebut diungkapkan oleh Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Ino Harianto saat menggelar ekpose di Mapolresta Bandar Lampung, Jumat (17/3/2023) sore.

Ino menjelaskan, peristiwa perampokan bermula saat satpam Bank Arta Kedaton bernama Tito Alexander bersama seorang Teler Agnes berjalan menuju Bank Mayora yang lokasinya bersebelahan.

"Jadi satpam Bank Arta Kedaton Makmur dan teller ini hendak mengambil uang di Bank Mayora senilai Rp 300 juta milik nasabah," ujar Ino.

Seteleh mengambil uang di Bank mayora, lanjut Ino keduanya kembali ke Bank Arta Kedaton dengan di Kawal dengan Satpam Bank Mayora bernama Kismanto.

Selanjutnya, Pelaku tiba-tiba datang dari belakang merebut tas yang dipegang Satpam Tito Alexander.

Disitulah terjadi tarik menarik antara pelaku dengan Satpam Tito dan dibantu Satpam Bank Mayora Kismanto.

"Satpam kemudian masuk ke dalam bank Arta Kedaton untuk mengamankan uang tersebut,"

"Namun Pelaku mengeluarkan Senjata Air Softgun dan langsung menembakkan senjata api tersebut ke arah Satpam Tito dan mengenai Perut samping sebelah kiri," ujar Ino

Selanjutnya kata Ino, pelaku lalu menembakkan kembali ke satpam Kismanto mengenai Tangan sebelah Kanan dan perut sebelah kanan.

"Pelaku kemudian mengambil tas berisi uang Rp 300 juta di tangan satpam Tito dan hendak melarikan diri," imbuhnya

"Namun, pelaku yang hendak kabur dihadang oleh karyawan bank yang membekap pelaku dari belakang dan merebut senjata air softgun yang dibawa Pelaku," Ucap Ino.

Saat itulah terjadi pergumulan antara Pelaku dengan karyawan bank bernama Rendy.

Kemudian, datang salah satu karyawan lain bernama Hance yang bermaksud ingin membantu saudara Rendy.

Namun, Hance malah tertembak oleh pelaku mengenai dada sebelah kanan.

Kemudian Senjata air Sofgan yang dipegang pelaku berhasil direbut,dengan dibantu Nasabah,Karyawan dan warga sekitar pelaku berhasil diamankan.

Lebih lanjut, Ino mengatakan pihaknya saat ini telah mengamankan Pelaku HG tersebut.

Akibat Perbuatannya, pelaku terancam Pasal 365 ayat 4 KUHP dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau paling berat hukuman mati,

Selain itu, pelaku juga terancam pasal kepemilikan senjata api.

Dari tangan pelaku, polisi ikut mengamankan barang bukti berupa senjata api rakitan jenis revolver dan senjata air softgun jenis Glock beserta amunisinya.

( Tribunlampung.co.id / Hurri Agusto )

 

 

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved