Berita Lampung

Sungai Padang Ratu Meluap, Banjir Setinggi 5 Meter Rendam 84 Rumah Warga Desa Padang Manis Pesawaran

Banjir menerjang Desa Padang Manis, Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran sampai ketinggian 5 meter, Selasa (21/3/2023) malam. 

Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: Teguh Prasetyo
Tribunlampung/Oky Indra Jaya
Keadaan rumah warga Desa Padang Manis, Pesawaran, Lampung, pascabanjir yang melanda pada Selasa (21/3/2023) malam.   

Tribunlampung.co.id, Pesawaran - Banjir menerjang Desa Padang Manis, Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran sampai ketinggian 5 meter, Selasa (21/3/2023) malam. 

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Desa Padang Manis, Hendri Kurniawan, pada Rabu (22/3/2023) siang.

Banjir tersebut mulai menerjang pada Selasa malam, sekira pukul 19.00 WIB.

Sebelum banjir terjadi, hujan deras terjadi beberapa jam sebelumnya. 

Dikatakan oleh Hendri, banjir yang terjadi akibat meluapnya aliran Sungai Padang Ratu.

Baca juga: DPD LPM Lampung Salurkan Bantuan Sembako ke Korban Terdampak Banjir Tulangbawang 

Air luapan Sungai Padang Ratu kemudian langsung menggenangi rumah-rumah di Desa Padang Manis tersebut.

Disebutkan Hendri, akibat bencana tersebut, menyebabkan banyak kerugian material.

“Ada 84 rumah tenggelam dan 5 hektare sawah gagal panen,” ujarnya kepada Tribun Lampung.

Dan banjir pun surut sekitar pukul 20.00 WIB .

Dan saat ini, warga Desa Padang Manis tengah membersihkan rumah mereka dari lumpur dan puing seperti pohon yang tumbang serta barang-barang yang hanyut.

Baca juga: 187 Hektare Sawah di Lampung Utara Terdampak Banjir, 10 Hektare Gagal Panen

Sementara itu Teguh, warga setempat menyebut, banjir yang datang sangat mengejutkan.

Pasalnya selain datangnya air bah yang tiba-tiba, banjir juga disertai aliran yang sangat kencang.

Sehingga banyak barang-barang milik warga yang tidak bisa terselamatkan.

“Di RT 1, 2, dan 3, keadaannya sangat parah. Karena material lumpur dan pasir menumpuk dengan ketinggian sampai lutut orang dewasa,” katanya.

Teguh mengatakan, kini warga yang terdampak sudah didatangi Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona dan jajarannya.

Hingga kini, warga masih terus berupaya untuk membersihkan material dan membenahi keadaan rumah masing-masing.

(Tribunlampung.co.id/Oky Indra Jaya)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved