Gempa Guncang Mentawai Sumbar
BPBD Sebut Warga Masih Bertahan di Pengungsian Imbas Gempa Mentawai
BPBD Provinsi Sumatera Barat menyebut masih ada warga yang mengungsi akibat gempa. Ini imbas gempa Mentawai, Sumatera Barat.
Ia mengatakan, hingga pukul 04.35 EIB tercatat gempa susulan sebanyak delapan kali dengan magnitudo terbesar 4,6 yang terakhir.
"Namun, ada yang terbaru lagi dengan magnitudo 5.0, jadinya sudah sembilan perkembangan terakhir," kata Dwikorita Karnawati.
Ia mengatakan, kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
"Masyarakat diharapkan juga menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat oleh gempa sebelumnya. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda, apakah cukup tahan gempa ataupun tidak," katanya.
Ia menginginkan, masyarakat memastikan apakah ada kerusakan bangunan akibat getaran gempa sebelum kembali ke dalam rumah.
"BMKG akan terus melakukan monitoring muka air laut masyarakat yang berada di wilayah potensi tsunami agar tetap tenang. Pukul 05.17 WIB, BMKG telah mengakhiri peringatan ini potensi tsunami terima kasih," pungkasnya.
Wagub di Mentawai saat Gempa Bumi
Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Audy Joinaldy tengah berada di Sipora Kepulauan Mentawai saat gempa bumi M7,3 mengguncang.
Audy Joinaldy sempat mengungsi bersama warga saat gempa mengguncang daerah setempat pada Selasa (25/4/2023) pukul 03.00 WIB.
Hal itu dikatakan Wagub Sumbar Audy Joinaldy kepada TribunPadang.com melalui pesan singkat WhatsApp, Selasa pagi.
"Iya kerasa pukul 03.00 WIB, dan kami lari ke atas bukit," ujar Audy.
Adapun kata dia, saat ini situasi aman terkendali.
Sebelumnya, Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita mengatakan, potensi tsunami pasca gempa M 7,3 yang di-update menjadi M 6,9 di Kepulauan Mentawai Sumatera Barat (Sumbar) sudah diakhiri pada Selasa (25/4/2023) pukul 05.17 WIB.
Untuk itu, Dwikorita mengimbau masyarakat di Sumatera Barat (Sumbar), Sumatera Utara (Sumut) dan sekitarnya yang masih mengungsi ke tempat yang lebih tinggi agar kembali ke rumah masing-masing.
"Mohon yang masih ada di gunung (perbukitan) silahkan kembali ke tempat masing-masing, InsyaAllah kondisi sudah aman, dengan tetap tenang, namun waspada," kata Dwikorita melalui siaran pers, Selasa pagi.
"Yang dikhawatirkan bukan lagi tsunami, namun masih ada kemungkinan gempa susulan yang semakin lemah," tambahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/BPBD-Provinsi-Sumatera-Barat-menyebut-masih-ada-warga-yang-mengungsi-akibat-gempa.jpg)