Berita Lampung

Modus Jadi Korban Kecelakaan, Dua Pria di Pringsewu Rampas Motor Lalu Digadaikan

Pelaku perampasan dengan kedok sebagai korban kecelakaan tersebut berhasil ditangkap Polsek Pringsewu Kota, Polres Pringsewu, Senin (26/6/2023) sore.

istimewa
Ilustrasi penangkapan. Dua pelaku perampasan dengan modus korban kecelakaan berhasil diringkus Polsek Pringsewu Kota, Polres Pringsewu, Polda Lampung. 

Tribunlampung.co.id, Pringsewu - Modus kecelakaan lalu lintas dua orang pria jadi pelaku pemerasan di Pringsewu, Lampung.

Pelaku perampasan dengan kedok sebagai korban kecelakaan tersebut berhasil ditangkap Polsek Pringsewu Kota, Polres Pringsewu, Senin (26/6/2023) sore.

Kapolsek Pringsewu Kota, AKP Rohmadi mengatakan, kedua pelaku tersebut ialah MAL Alias Muklis (39) warga Kelurahan Kuripan, Kota Agung, Tanggamus dan HY (32) warga Pekon Rejosari, Pringsewu.

Rohmadi menjelaskan, pelaku diamankan dalam kurun waktu 24 jam saat melakukan aksinya dengan memeras korban.

Dikatakan Rohmadi, kedua pelaku memeras korbannya yakni Prengki Kurniwan (23) warga Desa Gedung Nyapah, Abung Timur, Lampung Utara.

Pemerasan yang dilakukan oleh pelaku terjadi pada Minggu (25/6/2023) sekira pukul 19.00 WIB di Pekon Rejosari, Kecamatan Pringsewu.

Menurut Rohmadi, modus yang digunakan oleh kedua pelaku ialah dengan menuduh korban menyerempet salah satu pelaku saat sedang mengendarai motor.

Lalu kedua pelaku meminta korban untuk bertanggung jawab dengan meminta uang ganti rugi.

Lantara korban tidak memiliki uang serta ketakutan, malahan kedua pelaku merampas sepeda motor beserta STNKnya.

“Pelaku mengakui bahwa surat dan motornya akan dibawa dengan dalih jaminannya,” ujar Rohmadi.

Akibatnya, pelaku kehilangan satu unit sepeda motor Honda Astrea bernopol B 6083 NP seharga Rp 5 juta.

Korban pun kemudian melaporkan ke aparat Polsek Pringsewu Kota.

Menindaklanjuti laporan pengaduan korban, kata Rohmadi, pihaknya langsung melakukan serangkaian upaya penyelidikan.

Kemudian setelah cukup bukti langsung melakukan penangkapan terhadap kedua pelaku.

Dihadapan polisi, kedua pelaku mengaku nekat melakukan aksi pemerasan tersebut karena terdesak kebutuhan untuk membayar hutang dan bersenang-senang. 

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved