Berita Lampung
Tercatat 2 Kasus Kebakaran Lahan di Mesuji hingga Agustus 2023
Damkartan Pemkab Mesuji mencatat baru ada dua kasus kebakaran lahan yang terjadi di Kabupaten Mesuji, Lampung.
Penulis: M Rangga Yusuf | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id, Mesuji - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Pemkab Mesuji mencatat baru ada dua kasus kebakaran lahan yang terjadi di Kabupaten Mesuji, Lampung.
Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Bidang Pemadaman Kebakaran, Evakuasi dan Sarana Prasarana Damkartan Pemkab Mesuji Ardiansyah, Jumat (4/8/2023).
"Tahun ini baru ada dua kasus kebakaran lahan milik warga," ujarnya.
Pertama di Desa Brabasan, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji, Lampung.
Lalu di Desa Wira Bangun, Kecamatan Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji.
Untuk waktu kejadiannya sendiri terjadi di hari yang sama pada 31 Juli 2023.
"Sama kebakaran lahan, untuk yang di Desa Wira Bangun itu karena sebelumnya dilakukan pembakaran oleh pemilik lahan," jelasnya.
Menurut Ardiansyah kebakaran lahan itu tidak sangat mengkhawatirkan dampaknya.
Sebab, kebakaran yang ditimbulkan bisa ditangani tanpa melibatkan stakeholder lainnya.
"Beruntung kebakaran lahan yang terjadi tidak parah, sehingga kita bisa tangani persoalan itu," imbuhannya.
Jika kebakaran yang ditimbulkan itu cukup parah maka penanggulangannya bukan hanya ditangani oleh pihak Damkartan Mesuji.
Melainkan melibatkan seluruh pihak terkait, seperti BPBD maupun TNI-Polri.
Diberitakan sebelumnya, Damkartan Pemkab Mesuji mendapatkan informasi ada 8 titik panas atau hotspot terdeteksi satelit di Kabupaten Mesuji.
"Ada 8 titik panas yang terdeteksi satelit di Kabupaten Mesuji. Untuk itu kami mengimbau kepada warga tetap waspada menghadapi musim kemarau," ujar Ardiansyah.
Untuk saat ini pun pihaknya mengaku tetap melakukan kesiapsiagaan akan potensi terjadinya kebakaran hutan.
Maupun kebakaran lahan perkebunan dan pertanian di Kabupaten Mesuji.
Dikatakan Ardi dari informasi yang didapat 8 titik panas tersebut statusnya masih medium.
Sedangkan untuk informasi lokasi 8 titik panas tersebut, pihak Damkartan Mesuji sampai detik ini belum mengetahuinya.
Maka dari itu, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan pihak BMKG untuk mengetahui informasi lebih lanjut terkait pemetaan wilayah titik panas tersebut.
"8 titik sudah kita dapatkan tapi lokasi pastinya di kecamatan mana kami belum tahu. Soalnya juga titik panasnya itu berpindah-pindah," terangnya.
Ditambahkan Ardi jika Kabupaten Mesuji memiliki wilayah yang rawan terjadi kebakaran lahan.
Mengingat, beberapa wilayah di Kabupaten Mesuji terdapat lahan gambut.
Untuk wilayah di Kabupaten Mesuji yang terdapat lahan gambut sendiri dibagi dalam tiga wilayah kecamatan.
Seperti di Kecamatan Rawajitu Utara, Kecamatan Simpang Pematang dan Kecamatan Tanjung Raya.
(Tribunlampung.co.id /M Rangga Yusuf)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/kebakaran-lahan-di-kabupaten-mesuji.jpg)