Berita Lampung
Penyebab dan Cara Obati Okronosis, Tips Terhindar Krim Pemutih Abal-abal
Okronosis adalah pigmentasi kecoklatan yang terdapat pada jaringan ikat, kartilago dalam sendi, telinga, yang berwarna hitam atau gelap.
Penulis: Jelita Dini Kinanti | Editor: Indra Simanjuntak
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Okronosis adalah pigmentasi kecoklatan yang terdapat pada jaringan ikat, kartilago dalam sendi, telinga, yang berwarna hitam atau gelap.
Dokter yang praktek di Poli Kulit dan Estetik Medik Rumah Sakit Bhayangkara Bandar Lampung dan di Apotek Berlian dr Antoni Miftah SpKK, FINSDV, FAADV mengatakan, okronosis eksogen adalah kelainan warna kulit berupa bercak flek abu kecoklatan, abu ke gelap, atau biru kehitaman yang melebar diikuti dengan bintik bintik kecil berwarna coklat tua.
Okronosis eksogen biasanya disebabkan hidrokuinon dengan dosis yang tidak terkontrol yang terdapat pada krim abal-abal.
Okronosis eksogen akibat penggunaan krim abal-abal ini yang sedang marak dibicarakan di media sosial
Jika mengalami okronosis eksogen, langsung hentikan penggunaan krim abal-abal tersebut.
Anggota Perdoski Cabang Bandar Lampung ini menjelaskan pengobatan okronosis eksogen harus dengan bantuan dokter.
Pengobatan okronosis eksogen tidak bisa tunggal, sebab hingga saat ini belum ditemukan pengobatan tunggal yang terbukti hasilnya memuaskan.
Pengobatan okronosis eksogen harus dengan obat-obatan topikal, tindakan non invasif dan invasif, laser, serta yang terbaru adalah laser ablatif fraksional.
Pasien harus sabar menjalani pengobatan, karena pengobatannya membutuhkan pengawasan yang ketat dan waktu lama.
Selama pengobatan pasien juga harus mematuhi anjuran dokter dan tidak boleh menggunakan pengobatan lain.
"Setelah pengobatan, pasien juga harus mematuhi anjuran dokter untuk mencegah okronosis eksogennya kambuh lagi," kata dr Antoni.
Tips Agar Tidak Terjebak Krim Abal-Abal
Sampai saat ini masih banyak wanita yang terjebak menggunakan krim abal-abal, karena harga lebih murah, dan menjanjikan kulit akan lebih cepat putih.
Padahal penggunaan krim abal-abal ini akan menyebabkan okronosis eksogen, alergi, iritasi, jerawat, dan timbul banyak bulu.
Jika krim abal-abal digunakan dalam jangka waktu lama juga berisiko menimbulkan kanker kulit.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/dr-Antoni-Miftah-kenali-penyebab-dan-cara-mengobati-vitiligo.jpg)