Pemilu 2024

Adelia Kembali Temukan Asa Berkat Sekolah Gratis Ganjar Pranowo

Sekolah semi boarding yang digagas Ganjar Pranowo beri banyak harapan dan keceriaan bagi anak bernasib kurang beruntung.

Istimewa
Adelia Rosehawa kini kembali temukan asa setelah duka mendalam ditinggal orangtua, adik, dan pamannya untuk selamanya. 

Tribunlampung.co.id, Demak- Sempat kehilangan asa karena badai kehidupan yang begitu luar biasa di 2019, kini Adelia Rosehawa perlahan bisa kembali menemukan harapan. 

Lulus SMP, jalan hidup Adelia berasa gelap dan semangatnya redup.

Sebelum akhirnya menemukan secercah cahaya berkat adanya SMKN semi boarding yang diinisiasi Ganjar Pranowo.

Sekolah gratis untuk anak-anak bernasib kurang beruntung, secara ekonomi. 

"Sempat frustasi. Akhirnya dapat informasi dari guru di SMP ada sekolah ini," kata dara manis ini, di SMKN 1 Demak, belum lama ini.

Dara asal Cilacap itu bisa mengenyam pendidikan pada jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) di SMKN 1 Demak, sekolah semi boarding yang digagas Ganjar Pranowo sebagai pengembangan dari SMKN Jateng.

Baca juga: Gibran Putra Presiden Jokowi Jadi Cawapres Rebutan Prabowo dan Ganjar

Baca juga: Komunitas Juang Muda PDIP Lampung Siap Menangkan Ganjar Pranowo

Adelia pada 5 tahun lalu harus kehilangan ayah, ibu, adik dan sang paman yang meninggal dalam peristiwa nahas kecelakaan mobil saat perjalanan pulang dari Jogja menuju Cilacap.

Hanya Adelia yang selamat dari maut dan saat itu usianya baru 12 tahun. Masih begitu 'hijau' untuk ditinggal orang-orang terdekat untuk selamanya.

Adelia tinggal bersama nenek di ruang kecil bagian rumahnya yang disekat menggunakan papan. Karena rumah peninggalan orangtuanya itu disewakan, demi biaya hidup dan sekolah di tingkat pertamanya. 

Menurutnya, SMKN semi boarding itu mampu memberikan semangat baru baginya untuk mengejar cita-cita. Ia tidak bisa membayangkan jika tidak ada sekolah gratis dan berasrama tersebut. 

"Kalau tidak ada sekolah semi boarding ini mungkin saya hanya lulus SMP saja, karena tidak ada biaya. Orangtua meninggal semua," tuturnya. 

Kesempatan itu, ia menfaatkan dengan sungguh-sungguh.

Apalagi, ayahnya sebelum meninggal berpesan dan berharap ia menjadi Polwan, kelak. 

"Papa ingin saya jadi Polwan. Saya akan semangat berjuang dan tak akan menyerah," jelasnya sambil menyeka air matanya. 

Menurutnya, sekolah semi boarding yang berada di SMKN 1 Demak itu sangat mengasyikkan.

Selain gratis asrama, seragam dan makan, ia juga menemukan teman-teman yang bisa saling menyemangati. 

"Bisa sekolah rasanya senang dan bahagia. Gratis, asrama, makan sampai seragam. Sekolahnya nyaman," tandasnya.

Kisah tentang Adelia ini juga diangkat di akun instragam Ganjar Pranowo

"Del, percayalah tidak ada satupun yang menghalangi kita untuk mewujudkan mimpi selagi kita terus berusaha. Teruslah belajar dan berdoa. Jangan lupa selalu kirim doa kepada orangtua. Insya Allah kamu bakal meraih masa depan yg cerah," tulis Ganjar dalam caption unggahan videonya.

Hingga Kamis (24/8/2023) siang, video unggahan Ganjar ini telah mendapat 85.432-an like serta 3.899 komentar.

Warganet pun memberikan beragam komentar yang sebagian besar memberikan support pada Adelia. 

Sekolah semi boarding merupakan gagasan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai upaya pengembangan SMKN Jateng yang berkonsep boarding, yang telah berdiri di Kota Semarang, Purbalingga dan Pati.

Saat ini, ada 15 SMKN Jateng semi boarding yang tersebar di sejumlah daerah.  Masing-masing di SMKN 1 Demak, SMKN 2 Rembang, SMKN 1 Jepon (Blora), SMKN 1 Wirosari (Grobogan), SMKN 1 Kedawung (Sragen), SMKN 2 Wonogiri, SMK N 1 Tulung (Klaten).

Selain itu juga SMKN 1 Purworejo, SMK N 1 Alian (Kebumen), SMKN 2 Wonosobo, SMKN 1 Punggelan (Banjarnegara), SMKN 1 Kalibagor (Banyumas), SMKN 2 Cilacap, SMKN 1 Tonjong (Brebes), dan SMKN 1 Randudongkal (Pemalang).

(Tribunlampung.co.id/brb)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved