Berita Lampung
Basahi Jalan, Damkar Mesuji Lampung Habiskan 15 Ribu Liter Air
Untuk kali pertama pada musim kemarau ini, ruas jalan provinsi dari Desa Brabasan menuju Kantor Pemkab Mesuji disemprot air.
Penulis: M Rangga Yusuf | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id, Mesuji - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mesuji mulai melakukan penyemprotan air di badan jalan.
Penyemprotan dilakukan untuk membasahi jalanan yang kering dan berdebu karena dampak kemarau.
Untuk kali pertama pada musim kemarau ini, ruas jalan provinsi dari Desa Brabasan menuju Kantor Pemkab Mesuji disemprot air.
Penyemprotan itu menghabiskan sekitar 15 ribu liter air.
Hal tersebut dikatakan Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Mesuji Ferry Antoni, mewakili Kepala Damkarmat Mesuji, Kamis (31/8/2023).
Ferry menyebut, penyemprotan itu dilakukan tim gabungan.
"Penyemprotan ini dilakukan oleh tim gabungan Damkar, BPBD, dan PUPR Kabupaten Mesuji," ujarnya.
Oleh karena itu, kendaraan yang ada untuk menyemprotkan air ke badan jalan bukan hanya dari Dinas Damkarmat Mesuji.
Ferry menuturkan, penyemprotan air ke jalan dilakukan untuk mengurangi debu akibat dampak kemarau.
"Penyemprotan air juga untuk mengurangi debu akibat dampak kemarau, demi memberi kenyamanan masyarakat berkendara agar tidak terkena risiko penyakit ISPA," jelasnya.
Selain penyemprotan, Ferry menyebut Pemkab Mesuji juga turut melakukan pembagian masker kepada masyarakat.
Dalam pembagian masker tersebut, Pemkab Mesuji turut menggandeng PWI Kabupaten Mesuji.
"Pembagian masker juga kami lakukan demi menjaga kesehatan masyarakat. Musim kemarau ini kan banyak debunya tentu harus pakai masker untuk mengurangi risiko kesehatan yang ditimbulkan," jelasnya
Pantauan Tribunlampung.co.id, mobil Damkar Mesuji mulai melakukan penyemprotan di ruas jalan Desa Brabasan menuju perkantoran Pemkab Mesuji.
Cuaca panas dan dampak kemarau sudah dirasakan masyarakat di Mesuji, khususnya di Kecamatan Mesuji Timur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Penyemprotan-air-di-jalan-provinsi-Mesuji.jpg)