Temuan 2 Jenazah di Lampung Selatan
Penemuan Jenazah Tanpa Kepala di Lampung, Kriminolog Unila Sebut Aparat Mesti Kerja Ekstra
Kriminolog Unila Budi Rizki Husin untuk Lampung masih sulit ungkap kasus pembunuhan tidak wajar seperti temuan 4 jenazah tanpa kepala di pesisir
Penulis: Riyo Pratama | Editor: Tri Yulianto
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Kriminolog Universitas Lampung ( Unila ), Budi Rizki Husin mengatakan pembunuhan tidak wajar tidak hanya sekali terjadi di Lampung.
Menurutnya, tragedi penemuan jenazah tanpa kepala di Lampung Selatan dan Tanggamus itu harus ditangani secara ekstra.
Sebab untuk di Lampung masih sulit jika mengungkap kasus-kasus pembunuhan tidak wajar.
Selanjutnya untuk langkah penanganan yang harus dilakukan untuk mengungkap kasus pembunuhan harus dilakukan autopsi.
Sedangkan di Lampung kata Budi laboratorium autopsi forensik masih terpusat di Palembang, Sumatera Selatan.
Menurutnya, hal itu menjadi hambatan bagi penegak hukum di Lampung.
"Tragedi pembunuhan tidak wajar ini bukan hanya kali ini saja di Lampung, kita pernah mengalami kasus pembunuhan tak wajar terjadi terhadap salah satu anggota DPRD Provinsi Lampung di tahun 2017 kala itu," kata Budi Rizki Husain Senin (11/9/2023).
Dengan kejadian tersebut Budi mengatakan pihak kepolisian harus bekerja ekstra untuk mengantisipasi kejadian pembunuhan dengan cara tidak wajar di Lampung.
"Salah satu cara untuk menyelidiki kasus pembunuhan dengan cara tidak wajar yakni harus dilakukan autopsi forensik. Sedangkan autopsi kita di Lampung ini masih menginduk di Palembang, Sumatera Selatan.
"Tentu ini menjadi penghabat bagi penegak hukum di Lampung. Harusnya Kapolri bisa menanggulangi hal tersebut agar autopsi tidak hanya satu laboratorium tapi di Lampung harus dibuat juga supaya kasus dapat di lakukan secara cepat," beber Dosen Fakultas Hukum Universitas Lampung itu.
Disinggung terkait pelaku pembunuhan menurut analisinya, Budi menduga pembunuhan dilakukan oleh satu orang.
"Tentunya pihak kepolisian sudah melakukan proses pengumpulan bukti terkait hal ini, kita hanya bisa menerka kalau dilihat dari kejadian yang berdekatan dan cara pembunuhan yang serupa saya menerka hal ini dilakukan oleh satu orang," kata Budi.
Sebagai antisipasi hal serupa tidak terjadi lagi, Budi mengatakan peran penting koordinasi masyarakat dengan pihak kepolisian harus inten dilakukan.
"Salah satu cara mengantisipasi hal ini tentu diperlukan juga pengawasan dari masyarakat, apabila terdapat sosok yang mencurigakan masyarakat harus segera melaporkan kepada pihak yang berwajib," pungkasnya.
Diketahui penemuan mayat pertama terjadi di Lampung Selatan pada (6/9/2023) sekitar pukul 08.20 WIB di pantai Dusun Sukarame, Bakauheni, Lampung Selatan.
Mayat kedua, ditemukan di hari yang sama sekira pukul 18.00 di pantai Dusun Paret Dua Desa Pematang Pasir, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan.
Adapun dua mayat lainnya ditemukan di Tanggamus pada tanggal 7 September 2023, pada pukul 12.30 WIB di Pantai Karang Bolong Pekon Tegineneng Kec Limau, Tanggamus.
(Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama)
Polda Lampung Bakal Ungkap Identitas Jenazah Tanpa Kepala Sepekan Lagi |
![]() |
---|
Polisi Cari Korban Lainnya Usai Jenazah Tanpa Kepala Teridentifikasi Nelayan Tenggelam |
![]() |
---|
Polres Lampung Selatan Ogah Kaitkan Penemuan 2 Jenazah Tanpa Kepala di Lamsel dan Tanggamus |
![]() |
---|
2 Jenazah Tanpa Kepala di Lampung Selatan Diduga Korban Kapal Tenggelam Asal Indramayu |
![]() |
---|
Polres Lampung Selatan Terima 16 Laporan Terkait Temuan Jenazah Tanpa Kepala |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.