Berita Lampung
Harga Gabah di Mesuji Lampung Melambung hingga Rp 6.500 Per Kg
Harga gabah di Kabupaten Mesuji, Lampung kian melambung dan kini mencapai Rp 6.500 per kilogramnya. Ini disampaikan oleh petani di sana.
Penulis: M Rangga Yusuf | Editor: Kiki Novilia
Tribunlampung.co.id, Mesuji - Harga gabah di Kabupaten Mesuji, Lampung kian melambung dan kini mencapai Rp 6.500 per kilogramnya.
Kenaikan harga gabah tersebut disampaikan oleh petani di Desa Bandar Anon, Kecamatan Rawajitu Utara, Kabupaten Mesuji, Lampung bernama Topik.
"Iya harga gabah naik lagi ini angkanya sudah tembus Rp 6.500 per kilogram," ujarnya, Minggu (17/9/2023).
Walaupun mengalami kenaikan harga, hasil panen padi para petani di Kecamatan Rawajitu Utara sudah kian menipis.
Sebab, kata dia sebagian sawah di Kecamatan Rawajitu Utara telah dilakukan pemanenan.
"Harga naik tapi stok sudah habis, jadi ya ngga bisa jual lagi," ucapnya.
Walaupun demikian, pihaknya pun mengaku jika hasil gabah pada tahun ini cukup menguntungkan.
Pasalnya harga yang dijualnya sendiri saat itu diangka Rp 6.400 per kilogramnya.
"Kalau sekarang ini ya gabah ada cuma buat stok orang rumah aja," imbuhnya.
Topik menuturkan jika saat ini pihaknya belum dapat melakukan penanam kembali.
Mengingat, di musim kemarau ini belum tercukupinya kebutuhan pengairan sawah.
"Ya walaupun kamu dipaksakan ada si airnya tapikan airnya ini sudah payau kalau musim kemarau gini," tambahnya.
Sementara itu, Topik sedang mengolah lahan pertaniannya yang ada di Desa Bandar Anom, Kecamatan Rawajitu Utara.
Rencananya, Topik bakal menanam tanaman jenis semangka sambil menunggu musim penghujan untuk dilakukan penanaman padi.
Terpisah, petani di Kecamatan Mesuji Timur Nurdi pun menyebut jika harga gabah saat ini terus mengalami peningkatan harga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Harga-gabah-di-Kabupaten-Mesuji-Lampung-kian-melambung.jpg)