Berita Lampung

3 Unit Damkar Dinilai Belum Ideal Tangani Kasus Kebakaran di Pesawaran

Jumlah mobil damkar yang dimiliki Pemadam Kebakaran Pemkab Pesawaran hanya berjumlah tiga unit saja.

Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: Reny Fitriani
Dokumentasi Damkar Pesawaran
Kepala Pemadam Kebakaran Kabupaten Pesawaran, Irwansyah berfoto bersama personel.  

Tribunlampung.co.id, Pesawaran - Jumlah mobil damkar yang dimiliki Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemkab Pesawaran hanya berjumlah tiga unit saja.

Tiga unit damkar tersebut menurut Kepala Pemadam Kebakaran Kabupaten Pesawaran, Irwansyah masih dirasa belum ideal untuk melakukan pemadaman secara tanggap di Kabupaten Pesawaran.

Baca juga: Pemancing Temukan Jasad Anonim di Perairan Muara Kalong Pesawaran

Baca juga: Pemkab Pesawaran Dukung Aksi Penanaman Terumbu Karang di Pulau Pahawang

“Paling ideal damkar yang dimiliki tersebut berjumlah enam unit,” kata Irwan kepada Tribunlampung.co.id, Rabu (20/9/2023).

Dia menyebut, untuk usia damkar saat ini ada dua unit yang telah berusia 10 tahun.

“Kemudian satu unit yang kondisinya masih belum genap setahun,” jelas Irwan.

Ketiga unit tersebut berada di dua posko damkar yang ada di Bumi Andan Jejama.

Satu unit berada di Posko Gedong Tataan dan dua unit berada di Posko Padang Cermin.

Sampai di tahun 2023 ini Irwan menjelaskan masih belum ada penambahan unit damkar lagi.

Lanjut dia, dalam dua posko damkar di Pesawaran jumlah personelnya ada sebanyak 30 orang.

Irwan menyebut, 15 personel ditempatkan di Posko Gedong Tataan dan 15 lainnya di Posko Padang Cermin.

Dirinya menjelaskan, saat melakukan penanganan darurat dalam jarak tempuh yang jauh  pertama kali di lakukan adalah pengecekan alat untuk mendukung proses pemadaman seperti, APD dan lainnya.

“Saat ini konsen penanganannya ada pada kebakaran rumah, untuk sampai saat ini belum ada titik panas ataupun hot spot yang terpantau,” pungkasnya.

Untuk kasus kebakaran di Pesawaran tercatat sebanyak 15 kasus kebakaran.

Jumlah kebakaran tersebut berdasarkan data pada Januari hingga 19 September 2023 ini.

Kepala Pemadam Kebakaran Kabupaten Pesawaran, Irwansyah mengatakan, jumlah tersebut didominasi oleh kebakaran rumah warga.

“Ya, paling banyak insiden kebakaran menimpa rumah warga,” kata Irwan, 

Sementara untuk kerugian yang terjadi akibat kebakaran di tahun ini diperkirakan mencapai hampir satu miliar.

“Ya, angka tersebut berkisar pada angka Rp 900 juta,” kata Irwan.

(Tribunlampung.co.id/Oky Indra Jaya)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved