Berita Lampung

Terdampak El Nino, 6 Desa di Palas Lampung Selatan Dapat Bantuan Sumur Bor

Sebanyak 6 desa di Kecamatan Palas, Lampung Selatan mendapatkan bantuan sumur bor dari Pemerintah Pusat.

Tayang:
Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: Indra Simanjuntak
Istimewa
Ilustrasi sumur bor - Sebanyak 6 desa di Kecamatan Palas, Lampung Selatan mendapatkan bantuan sumur bor 

Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan - Sebanyak 6 desa di Kecamatan Palas, Lampung Selatan mendapatkan bantuan sumur bor dari Pemerintah Pusat.

Pelaksana harian (Plh) Kabid Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) DTPH-Bun Lampung Selatan Nyoman mengatakan, sebanyak 6 desa di Palas mendapatkan bantuan sumur bor.

Baca juga: Cara Beli Tiket Pekan Raya Lampung via Tribun Booking, Sangat Mudah Tersedia Online Tanpa Antre

Bantuan tersebut merupakan upaya penyelamatan tanaman padi pada musim kemarau yang terdampak  El Nino.

"Total sudah ada 20 sumur bor bantuan tersebar di kecamatan palas yakni di Desa Baliagung, Mekar Mulya, Palas Jaya, Palas Pasemah, Palas Aji dan Sukabakti," kata Nyoman, Rabu (11/10/2023).

Dia menjelaskan, bantuan sumur bor tersebut merupakan usulan dari para kelompok tani yang lahan sawahnya terdampak kekeringan.

"Direktorat Jenderal PSP yang mendapatkan tugas dari Komisi IV DPR RI mengecek lahan sawah di Palas yang kondisi memperihatinkan," katanya.

"Karena, terdampak kekeringan. Program bantuan sumur bor itu sebagai percepatan penyematan tanaman padi," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan ratusan Ha lahan padi dan jagung di Lampung Selatan gagal panen.

Ratusan Ha lahan padi dan jagung di Lampung Selatan gagal panen, akibat dampak kemarau dan el nino.

Selain itu ribuan Ha sawah di Lampung Selatan mengalami kekeringan.

Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan (DTPH-Bun) Lampung Selatan, Eka Saputra mengatakan terdapat 6.056,7 Ha sawah mengalami kekeringan.

Lebih lanjut Eka menyebutkan Jumlah itu terdiri dari kekeringan ringan 3.268 Ha, sedang 1.934,7 Ha, berat 473,25 Ha, dan puso 380,75 Ha.

"Luas tanaman padi yang terdampak el nino mencapai 23.990,3 hektare dan tanaman jagung 23.620,5 hektare," kata Eka.

"Lalu untuk lahan tanaman jagung mengalami kekeringan mencapai 4.690,5 Ha, terdiri dari kekeringan ringan 1.910,5 Ha, sedang 2.067 Ha, dan berat 713 Ha," ujarnya.

Eka menyebut lahan sawah yang kekeringan itu di Kecamatan Natar, Way Sulan, Jatiagung dan Ketapang.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved