Berita Terkini Nasional

Pelaku Serahkan Diri, Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Terungkap

Ibu dan anak di Subang, Tuti Suhartini dan anaknya, Amalia Mustika Ratu ditemukan sudah meninggal dunia di dalam bagasi mobil pada 18 Agustus 2021.

Tayang:
Tribun Jabar/Dwiky Maulana Vellayati
Polisi berpakaian biasa mendatangi lokasi kejadian perampasan nyawa ibu dan anak di Dusun Ciseuti, Desa Jalancagak, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Minggu (3/10/2021). Kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang terungkap setelah dua tahun kemudian. 

Tribunlampung.co.id - Kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat terungkap setelah salah satu terduga pelaku menyerahkan diri.

Ibu dan anak di Subang, Tuti Suhartini dan anaknya, Amalia Mustika Ratu ditemukan sudah meninggal dunia di dalam bagasi mobil pada 18 Agustus 2021 lalu.

Misteri kematian ibu dan anak di Subang yang menjadi korban pembunuhan ini baru terungkap setelah dua tahun kemudian.

Itu setelah satu pelaku menyerahkan diri. Terungkap lah pihak yang terlibat dalam pembunuhan ibu dan anak di Subang sebanyak lima orang.

Kini polisi telah menetapkan lima orang tersebut sebagai tersangka. Mayoritas masih mempunyai hubungan keluarga dengan ibu dan anak di Subang korban pembunuhan

Muhammad Ramdanu alias Danu menjadi saksi kunci pembunuhan biadab di Subang, Jawa Barat yang menimpa ibu dan anak, Tuti Suhartini dan anaknya, Amalia Mustika Ratu.

Pembunuhan terjadi pada 18 Agustus 2021 di Kecamatan Jalancagak, Subang.

Lalu mengapa kasus yang terjadi lebih dari dua tahun lalu baru terungkap? Padahal Danu telah belasan kali diperiksa oleh polisi.

Selain Danu yang telah ditetapkan menjadi tersangka, empat orang lain juga jadi tersangka yaitu Yosep, suami Tuti Suhartini serta Mimin, istri kedua Yosep dan dua anak Mimin Abi dan Arigi.

Pengacara Danu, Achmad Taufan, kepada Tribun Jabar, Selasa (17/10/2023) malam memberikan keterangan kepada Tribun Jabar.

Taufan mengatakan, selama ini Danu tidak berani mengungkapkan apa yang dia ketahui soal peristiwa pembunuhan itu karena takut dan mendapat ancaman dari pelaku lain.

"Orang kaya Danu yang ada dalam pikirannya, kalau saya bongkar saya nanti dimatiin juga, nanti saya dibunuh juga, kalau saya bongkar nanti keluarga saya kenapa kenapa nih," ujar Achmad Taufan.

Setelah menjalani pemeriksaan, saat ini, Danu pun sudah ditetapkan tersangka oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar.

"Iya, Danu bukan dijadikan tersangka karena ditangkap. Tetapi, Danu menyerahkan diri untuk bisa membongkar semua siapa saja pelaku pembunuhan kasus subang yang sebenarnya," katanya.

Sebelumnya, (Dirkrimum) Polda Jabar, Kombes Pol Surawan mengatakan, pelaku pembunuhan ibu dan anak di Subang telah menyerahkan diri.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved