Aksi Bela Palestina di Lampung
7 Pernyataan Sikap Aksi Bela Palestina di Bandar Lampung
Ratusan Aliansi Masyarakat Lampung menyerukan tujuh pernyataan sikap dalam aksi bela Palestina di Tugu adipura Bandar Lampung.
Penulis: Hurri Agusto | Editor: Indra Simanjuntak
Tribunlampung.co.id, Hurri Agusto - Ratusan Aliansi Masyarakat Lampung menyerukan tujuh pernyataan sikap dalam aksi bela Palestina di Tugu adipura Bandar Lampung.
Di antaranya, masa aksi ini mendesak agar pemerintah Republik Indonesia memutuskan hubungan diplomatik dengan negara Israel.
Baca juga: Aksi Bela Palestina Desak Pemerintah Putuskan Hubungan Diplomatik Dengan Israel
Baca juga: Aksi Bela Palestina Bandar Lampung Sholat Ghaib di Tugu Adipura
Selain itu, masa aksi ini juga menyerukan agar seluruh umat islam memboikot produk Israel dan sekutunya dari peredaran.
Koordinator lapangan aksi, Gunawan Pharrikesit mengatakan bahwa aksi damai ini merupakan bentuk dukungan moralitas kepada warga palestina yang saat ini sedang berjuang melawan Zionis Israel.
"Kita berada disini sesuai dengan pesan UUD 1945 bahwa kita bangsa indonesia mengharamkan penjajahan di atas muka bumi, dan dalam semua agama juga menolak yang namanya penindasan dan penjajahan," ujar Gunawan, Sabtu (21/10/2023).
"Dalam konteks bernegara maupun agama, zionis Israel dan sekutunya melakukan perbuatan yang begitu keji, umat muslim dibantai di sana (Palestina), bahkan korbannya anak-anak, wanita, orang tua,"
Selain itu, penjajahan yang dilakukan Zionis Israel juga merusak rumah sakit hingga rumah ibadah.
"Rumah sakit di Bom, warga sipil dibunuh, rumah ibadah dihancurkan, ini tidak bisa dibiarkan,"
"Kita mungkin belum mendapat kesempatan untuk berangkat ke palestina secara langsung untuk membantu saudara kita di sana, tpi kami mengajak seluruh umat islam di muka bumi ini untuk melakukan perlawanan terhadap penjajahan," jelasnya.
Berikut tujuh pernyataan sikap ALIANSI MASYARAKAT LAMPUNG dalam unjuk rasa aksi bela Palestina di Tugu Adipura Bandar Lampung.
1. Mendukung Penuh Apa yang dilakukan Pejuang Palestina untuk mengusir Israel dari tanah Palestina
2. Menghimbau Pemerintah Indonesia Untuk meng memutuskan hubungan diplomatik dengan Israel
3. Menyerukan kepada seluruh negara islam untuk Membentuk fakta pertahanan Dunia Islam dengan mengirimkan tentaranya bergabung dengan palestina
4. Menyerukan kepada Amerika dan sekutu stop mengirimkan bantuan makanan, obat-obatan dan persenjataan dan tentaranya ke Israel
5. Menyerukan Kepada Israel dan Sekutunya untuk menghentikan pembantaian warga sipil baik wanita maupun anak-anak
6. Boikot produk-produk Israel dan sekutunya
7. Mengecam sejumlah media dan buzzer yang memberitakan atau menyebut hamas sebagai teroris
Desak Pemerintah Putuskan Hubungan
Massa Aksi Aliansi Masyarakat Lampung bela Palestina mendesak pemerintah Republik Indonesia memutuskan hubungan diplomatik dengan negara Israel.
Diketahui, aksi tersebut dimulai sekira pukul 10.00 wib dengan berjalan atau long march dar Masjid Taqwa Bandar Lampung menuju Tugu Adipura.
Selain itu masa aksi ini juga menyerukan agar seluruh umat islam memboikot produk Israel dan sekutunya dari peredaran.
Koordinator lapangan aksi, Gunawan Pharrikesit mengatakan, hal ini ditujukan sebagai bentuk dukungan terhadap warga Palestina yang saat ini sedang menghadapi penjajahan Zionis Israel
"Kita berada disini sesuai dengan pesan UUD 1945 bahwa kita bangsa indonesia mengharamkan penjajahan di atas muka bumi, dan dalam semua agama juga menolak yang namanya penindasan dan penjajahan,"
"Dalam konteks bernegara maupun agama, zionis Israel dan sekutunya melakukan perbuatan yang begitu keji, Rumah sakit di Bom, warga sipil dibunuh, rumah ibadah dihancurkan, ini tidak bisa dibiarkan," ujar Gunawan, Sabtu (21/10/2023).
Meski belum mendapat kesempatan untuk berangkat ke palestina secara langsung, namun masa aksi ini mengajak semua umat islam untu membantu warga palestina melalui gerakan aksi serupa.
Masa aksi ini juga mendesak pemerintah Indonesia agar memutuskan hubungan diplomatik dengan Israel
"Kami meminta kepada pemerintah untuk memutuskan hubungan diplomatik dengan Israel," ujar Gunawan.
"Kami juga mengecam sejumlah media dan Buzzee yang memberitakan bahwa Hamassebagai teroris, karena teroris sesungguhnya adalah Israel," tambahnya.
Tak hanya itu, masa aksi ini juga mengajak semua umat islam untuk memboikot semua produk-produk Israel dan sekutunya.
"Kami meyerukan agar negara Islam di seluruh dunia membentuk Pakta pertahanan dunia Islam dengan mengirimkan tentaranya ke Palestina,"
"Kita harus bergerak bersama memboikot produk-produk Israel dan sekutunya dari peredaran," pungkasnya.
Sholat Ghaib
Ratusan massa aksi bela Palestina yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Lampung menggelar Salat Dzuhur dan Sholat Ghaib di Tugu Adipura Bandar Lampung, Sabtu (21/10/2023).
Sholat Ghaib tersebut ditujukan untuk mendoakan warga Palestina yang menjadi korban penjajahan dari Zionis Israel.
Sholat Zhuhur dan Sholat Ghaib berjamaah itu sendiri dilakukan setelah massa aksi melakukan long march dan berorasi di Tugu Adipura Bandar Lampung.
Adapun Sholat Dzuhur dan Qunut Nazila berjamaah ini di imami oleh ustad Edi azhari.
Sementara Sholat Ghaib diimami oleh Haji Tohir dan dilanjutkan dengan lantunan Solawat.
Koordinator lapangan aksi, Gunawan Pharrikesit mengatakan bahwa aksi damai ini merupakan bentuk dukungan moralitas kepada warga palestina yang saat ini sedang berjuang melawan Zionis Israel.
"Dan dalam konteks bernegara mupun agama, zionis Israel dan sekutunya melakukan perbuatan yang begitu keji, Rumah sakit di Bom, warga sipil dibunuh, rumah ibadah dihancurkan, ini tidak bisa dibiarkan," ungkap Gunawan, Sabtu (21/10/2023)
"Kita mungkin belum mendapat kesempatan untuk berangkat ke palestina secara langsung untuk membantu saudara kita di sana"
"Kami mengajak seluruh umat islam di muka bumi ini untuk melakukan perlawanan terhadap penjajahan," imbuhnya.
Gunawan melanjutkan, pihaknya juga meminta agar pemerintah Indonesia memutuskan hubungan diplomatik dengan israel.
Dia pun menyerukan agar seluruh negara Islam di Dunia membentuk Pakta pertahanan dunia Islam dengan mengirimkan tentaranya ke Palestina.
"Kami meminta kepada pemerintah untuk memutuskan hubungan diplomatik dengan Israel,"
"Kami juga mengecam sejumlah media dan buzzer yang memberitakan bahwa Hamas sebagai teroris, karena teroris sesungguhnya adalah Israel," ucap Gunawan. ( Tribunlampung.co.id / Hurri Agusto )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Koordinator-massa-Aliansi-Masyarakat-Lampung-bela-Palestina.jpg)