Kesehatan

Kenali Penyebab dan Cara Obati Penyakit Muntaber

Dr Huminsa Ranto, Sp.A, M.Sc dari RS Mardiwaluyo Metro Lampung mengatakan, saat ini ditempatnya praktek, ia banyak bertemu dengan pasien penyakit munt

Penulis: Jelita Dini Kinanti | Editor: Indra Simanjuntak
Istimewa/Tribunlampung.co.id
Dr Huminsa Ranto, Sp.A, M.Sc dari Rumah Sakit Mardiwaluyo Metro 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Muntaber adalah salah satu penyakit yang banyak dialami di musim hujan dan musim kemarau.

Dr Huminsa Ranto, Sp.A, M.Sc dari Rumah Sakit Mardiwaluyo Metro Lampung mengatakan, banyak bertemu dengan pasien penyakit muntaber.

Baca juga: Penyebab dan Cara Obati Jerawat Batu

Muntaber paling banyak disebabkan virus, dan ada juga yang disebabkan oleh bakteri maupun alergi makanan.

"Virus dan bakteri menyebabkan muntaber karena menempel pada sesuatu seperti makanan lalu masuk ke dalam mulut," kata dokter yang sedang menempuh pendidikan di Konsultan Tumbuh Kembang Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini, Jumat (27/10/2023)

Setelah masuk ke mulut, lanjut dr Ranto, akan timbul gejala muntaber, yakni mual, muntah, nafsu makan berkurang, dan demam.

Jika muntaber karena tipes yang diakibatkan bakteri salmonella typhi maka ada gejala mulut terasa pahit.

Sementara muntaber karena alergi makanan gejalanya sama, hanya saja bedanya muntaber karena alergi makanan tidak menimbulkan demam dan mulut terasa pahit 

Jika mengalami muntaber yang masih ringan, harus banyak minum air, dan bisa ditambah minum oralit, agar jangan sampai terjadi dehidrasi 

Selain itu minum obat anti muntah dan obat demam, tapi jangan minum obat anti diare.

Tapi jika muntaber menimbulkan muntah dan diare parah, apalagi sudah  menunjukan tanda dehidrasi dan tidak buang air kecil selama 6 jam, segera bawa ke dokter.

Dokter akan memberikan pengobatan sekaligus memberikan infus untuk menggantikan cairannya.

"Begitupun jika muntaber karena bakteri salmonella typhi, harus dibawa ke dokter untuk mendapat pengobatan," ujar dr Ranto.

Selama muntabernya belum sembuh, dr Ranto menyarankan untuk banyak makan makanan yang sehat, serta banyak minum air.

Jangan makan makanan yang merangsang diare, seperti makanan yang pedas dan asam.

Cara Cegah Muntaber

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved