Berita Lampung

Pemkot Bakal Unggulkan Wisata Kuliner di Bandar Lampung

Dinas Pariwisata Bandar Lampung berencana akan mengedepankan wisata kuliner di Kota Tapis Berseri.

Penulis: Riana Mita Ristanti | Editor: Indra Simanjuntak
Tribunlampung.co.id/Sulis Setia Markhamah
Wali Kota Eva Dwiana saat melihat produk kuliner pelaku UMKM - Dinas Pariwisata Bandar Lampung berencana akan mengedepankan wisata kuliner di Kota Tapis Berseri. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Dinas Pariwisata Bandar Lampung berencana akan mengedepankan wisata kuliner di Kota Tapis Berseri.

Kadispar Pemkot Bandar Lampung, Ariyawan menilai, wisata kuliner di Bandar Lampung akan terus berkembang dan banyak diminati oleh wisatawan.

Baca juga: Jelang Natal, Dinas Ketahanan Pangan Bakal Sidak Supermarket di Bandar Lampung

Baca juga: Berita Terbaru Tribun Lampung

Pasalnya, kuliner di Bandar Lampung memiliki cirikhas tersendiri yang menarik para pelancong.

"Karena Bandar Lampung ini kota barang dan jasa, sehingga wisata yang diminati ke depan dan akan kita kembangkan adalah sektor wisata kulinernya," kata Ariyawan, Minggu (12/11/2023).

Ariyawan menyebut, kuliner di Bandar Lampung yang saat ini ada, sudahlah diminati banyak wisatawan.

Akan tetapi, ke depan pihaknya akan lebih mempromosikannya.

"Seperti pempek 123, kemudian juga bakso soni, keripik pisang kita juga selalu dicari,"

"Kemudian kita kan ada Taman UMKM Bung Karno dan UMKM lainnya," jelasnya.

Tak hanya itu, ke depan, dengan adanya Chinatown, wisata kuliner di Bandar Lampung dinilai akan meningkat.

"Apalagi nanti ke depan ada Chinatown juga, di situ kan banyak kuliner dan oleh-oleh berupa makanannya," pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, Pemerintah Kota ( Pemkot ) Bandar Lampung menganggarkan Rp 2 miliar untuk pembangunan gapura China Town, Teluk Betung.

Rencana pembangunan gapura China Town disampaikan Sekda Bandar Lampung sekaligus Plt Kadis PUPR Pemkot Bandar Lampung Iwan Gunawan.

Untuk kawasan destinasi wisata China Town, Pemkot Bandar Lampung hanya buat gapura, ornamen lain akan ditanggung pemilik ruko di kawasan tersebut.

“Kita hanya buat gapura, itu sekira Rp 2 miliar,” kata Iwan, Kamis (2/11/2023).

Sementara untuk hiasan di masing-masing ruko, lanjut Iwan, itu dilakukan oleh masing-masing pemilik.

“Kalau ruko itu masing-masing, kita mendorong untuk mereka mempercantik,” pungkasnya. (Tribunlampung.co.id/ Riana Mita Ristanti)

 

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved