Pilpres 2024
Anies Baswedan Bakal Revisi UU ITE Beri Ruang Pengkritik Evaluasi Demokrasi
Anies Baswedan menyatakan akan merevisi UU ITE untuk pasal yang timbulkan polemik dan tidak hapus UU ITE karena untuk evaluasi demokrasi.
Tribunlampung.co.id - Calon Presiden nomor urut 1 Anies Baswedan menyatakan akan merevisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).
Menurut Anies Baswedan, UU ITE tidak perlu dihapus namun perlu direvisi soal pasal yang timbulkan polemik.
Baca juga: Mantan Menteri dan Para Pejabat Era Jokowi Gabung Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar
Baca juga: Anies Baswedan Bangga JIS Dipakai untuk Piala Dunia U17, Hasil Karya Anak Bangsa
Anies Baswedan menyebut UU ITE tetap harus ada karena itu juga memberi ruang bagi publik untuk mengkritik demi majunya demokrasi.
Untuk itu ia mengatakan tidak akan menghapus Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).
Anies Baswedan menyebut para pengkritik pemerintah harus diberi ruang.
Keterangan tersebut disampaikan Anies saat sarasehan IKA UNM, Makassar, Sabtu (18/11/2023).
Pada acara tersebut, pengamat politik Rocky Gerung langsung melempar pertanyaan kepada Anies Baswedan saat itu.
Rocky bertanya apakah Anies akan membatalkan UU ITE karena status Rocky sebagai tersangka atau karena ada hal lain.
Pasalnya, saat ini Rocky Gerung berstatus tersangka karena laporan yang dibuat oleh DPP PDI-P beberapa waktu lalu ini atas dugaan ujaran kebencian berbasis SARA terhadap Presiden Joko Widodo.
"Pertanyaan saya apakah Anies akan batalkan UU itu karena sahabatnya atau karena demokrasi," katanya di sarasehan IKA UNM, Sabtu (18/11/23).
Menurut Rocky, demokrasi adalah jaminan primer tentang kebebasan untuk berpikir.
"Karena kebebasan berpikir menghasilkan kebebasan berpendapat," jelasnya.
Apalagi, kata Rocky, kritikan dilakukan dengan cara sopan dan santun akan membatasi seseorang untuk menyampaikan pendapat.
"Poin saya adalah kita sekarang dibikin dungu karena tidak mampu mengucapkan pendapat karena akan dihadang dengan kalau Rocky berpendapat mesti sopan dan santun," ungkapnya.
"Saya akan sopan dan santun pada ulama, saya akan sopan santun pada orang tua. Saya nggak mungkin sopan dan santun pada pejabat. Kasih kritik tapi sopan, artinya jangan kasih kritik," tambah Rocky.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Anies-Baswedan-menyatakan-akan-merevisi-UU-ITE.jpg)