Pemilu 2024
Bawaslu Mesuji Butuh 663 Petugas Pengawas TPS
Bawaslu Mesuji membutuhkan 663 petugas pengawas tempat pemungutan suara (TPS) pada Pemilu 2024 mendatang.
Penulis: M Rangga Yusuf | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id, Mesuji - Bawaslu Mesuji membutuhkan 663 petugas pengawas tempat pemungutan suara (TPS) pada Pemilu 2024 mendatang.
Bawaslu Mesuji dalam waktu dekat akan membuka pendaftaran bagi petugas pengawas.
"Untuk petugas pengawas TPS di Mesuji dibutuhkan 663 orang," ujar Ketua Bawaslu Mesuji Deden Cahyono, Jumat (22/2/2023).
Ratusan petugas pengawas TPS itu akan ditempatkan di 663 TPS.
"Artinya setiap TPS-nya bakal diisi oleh satu petugas pengawas," ucapnya.
Dikatakan Deden, mengenai jadwal rekrutmen petugas pengawas TPS di Mesuji pihaknya belum bisa memastikannya.
Sebab, sampai saat ini masih menunggu informasi dari Bawaslu pusat.
"Tetapi dalam waktu dekat, nunggu info dari pusat," imbuhnya.
Deden mengungkapkan, pembukaan pendaftaran petugas pengawas TPS akan dilaksanakan oleh Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam).
Dijelaskan Deden, petugas pengawas TPS yang dibentuk nantinya sangat penting keberadaannya.
Karena memiliki fungsi penguatan pengawasan Bawaslu Mesuji dalam ajang pesta demokrasi yang akan datang.
"Petugas pengawas TPS ini bisa dibilang ujung tombak dalam pengawalan Pemilu 2024 mendatang yang diharapkan dapat berjalan dengan jujur adil dan berintegritas," terangnya.
Ditambahkan Dede, adapun tugas utama petugas pengawas TPS itu nantinya akan melakukan pengawasan dan pencegahan terjadinya kecurangan Pemilu.
Pengawas dan pencegahan itu dilakukan mulai dari pendistribusian logistik Pemilu, pencoblosan hingga rekapitulasi penghitungan suara.
(Tribunlampung.co.id/M Rangga Yusuf)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Ketua-Bawaslu-Mesuji-saat-menandatangani-pakta-integritas-4.jpg)