Berita Lampung

Damkarmat Metro Tangani 52 Peristiwa Non Kebakaran Sepanjang 2023

Unit Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Satpol PP Metro melakukan puluhan peristiwa non kebakaran sepanjang 2023. 

Penulis: Muhammad Humam Ghiffary | Editor: Indra Simanjuntak
Tribunlampung.co.id/Muhammad Humam Ghiffary
Kabid Damkarmat Satpol PP Metro, Marwan Hakim.  

Tribunlampung.co.id, Metro - Unit Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Satpol PP Metro Lampung melakukan puluhan peristiwa non kebakaran sepanjang 2023. 

Unit Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Metro telah menangani berjumlah 52 peristiwa non kebakaran di Bumi Sai Wawai.

Baca juga: Polres Metro Polda Lampung Sosialisasi Radikalisme dan Imbau Warga Tetap Toleran

Kabid Damkarmat Satpol-PP Metro, Marwan Hakim menuturkan, penanganan peristiwa non kebakaran yang paling banyak yaitu evakuasi sarang lebah alias tawon, ular dan sejumlah hewan lainnya dari dalam maupun lingkungan rumah masyarakat.

"Diposisi paling banyak itu adalah penanganan sarang lebah atau tawon," kata dia, Jumat (5/1/2024).

"Yang mana penanganan peristiwa ini ada 17 kasus di Metro, jadi kasus yang ditemukan itu adalah evakuasi koloni lebah yang membuat sarang di dalam rumah," sambungnya.

Ia mengaku, usai dilakukan penanganan, koloni lebah dilepas ke alam liar.

"Untuk jenis lebahnya itu bermacam-macam ya, ada lebah besar yang bukan memproduksi madu, ada pula lebah madu. Jadi petugas kami melakukan evakuasi lalu memindahkan lebah-lebah tersebut ke alam liar," ujarnya.

Tak hanya itu, lanjut dia, penanganan terbanyak selanjutnya adalah evakuasi ular yang masuk ke dalam rumah warga.

"Kemudian penanganan yang paling sering selanjutnya adalah evakuasi ular. Jadi untuk peristiwa ini ada 9 kasus di Metro," bebernya.

"Ular-ular itu masuk ke dalam rumah dan bersembunyi, ada yang kami temukan di paralon, dalam ruangan, di sumur dan yang paling sering itu di atas plafon," imbuhnya.

Kemudian, evakuasi kucing juga jadi menjadi penanganan yang paling sering di lakukan.

Terdapat 9 kasus evakuasi kucing yang diselamatkan pihaknya.

"Kalau evakuasi kucing ini ada 9 kasus ya di Metro. Yang 7 kasus itu evakuasi kucing dari dalam sumur, kemudian evakuasi kucing yang terjebak dalam pipa itu ada 1 kasus," ujar dia.

"Lalu 1 kasus lagi adalah evakuasi kucing yang terjebak di atas genteng," lanjutnya.

Lalu, terdapat 6 kasus evakuasi non kebakaran yang melibatkan hewan dan berhasil ditangani petugas Damkar dan Penyelamatan.

Mulai dari evakuasi biawak yang masuk rumah, hingga evakuasi burung hantu terlilit benang.

"Penanganan yang melibatkan hewan selanjutnya adalah evakuasi biawak yang masuk kedalam rumah warga, penanganan biawak ini ada 3 kasus," terangnya.

"Kemudian, evakuasi sapi kurban yang kabur, ini ada 2 kasus. Ini terjadi saat Idul Adha tahun kemarin. Yang terakhir itu ada 1 kasus evakuasi burung hantu yang terlilit oleh benang layangan," tambah dia.

Selain Penyelamatan terkait hewan, Marwan juga mengungkapkan penanganan peristiwa non kebakaran lainnya.

"Lalu penanganan non kebakaran yang 2 lagi adalah penanganan kebocoran gas elpiji dan penanganan konsleting listrik. Itu masing-masing 1 kasus," lanjut dia.

Ia juga mengimbau agar masyarakat tidak panik saat menghadapi peristiwa non kebakaran.

"Yang jelas ketika menghadapi peristiwa-peristiwa itu, masyarakat jangan panik dan segera melaporkannya ke kami," ungkap Marwan.

"Maka petugas kami akan datang secepat mungkin untuk melakukan penanganan peristiwa tersebut," pungkasnya. (Tribunlampung.co.id/Muhammad Humam Ghiffary)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved