Berita Terkini Nasional

Penyebab Peristiwa Carok di Bangkalan yang Tewaskan 4 Orang

Diduga kasus carok itu berawal dari teguran berlanjut cekcok hingga pemukulan oleh korban kepada pelaku.

Tayang:
Editor: taryono
tribun madura
Kasus carok di Desa Bumianyar, Kecamatan Tanjung Bumi, Jumat (12/1/2024) sekira pukul 18.30 WIB tewaskan empat orang. 

Di tengah perjalanan pelaku bertemu dengan saudaranya, MH.

“Begitu tiba di TKP salah seorang pelaku mengejar korban, di situ lah kurang lebih ada 4 orang, sehingga terjadi duel 2 lawan 4 di TKP. Saat ini empat korban meninggal tengah dilakukan otopsi di RSUD Syamrabu,” jelas Febri.

Hingga siang ini, pihak kepolisian belum merilis identitas empat korban meninggal dunia atas tragedi carok tersebut.

Namun beredar 4 nama korban tewas, berinisial MTD asal Desa Larangan, MTJ asal Desa Larangan, NJR Asal Desa Larangan, dan HFD awal Desa Banyuanyar. Disebutkan bahwa MTD dan MTJ adalah kakak beradik.

Informasi terjadinya carok hingga menewaskan 4 orang itu diterima Kapolsek Tanjung Bumi, AKP Fery Riswantoro sekitar pukul 19.00 WIB. Sebanyak 4 Jenazah kemudian dibawa dari Puskesmas Tanjung Bumi menggunakan 4 unit mobil ambulan untuk dilakukan otopsi ke Kamar Pemulasaran Mayat di RSUD Syamrabu Bangkalan.

Febri menyatakan, tiga korban meninggal dunia itu berasal dari Desa Larangan Timur, Kecamatan Tanjung Bumi dan satu korban lainnya berasal dari Desa Banyuanyar, Kecamatan Tanjung Bumi.

Dibawa beriringan ke rumah sakit

Suasana hening tercipta seketika begitu iring-iringan empat mobil ambulan berisikan satu per satu korban carok di Desa Bumianyar, Kecamatan Tanjung Bumi memasuki halaman Kamar Pemulasaran Jenazah RSUD Syamrabu Bangkalan, Sabtu (13/1/2024) sekitar pukul 00.17 WIB.

Empat unit mobil ambulan itu melaju perlahan dengan kawalan satu unit mobil operasional Pengamanan Objek Vital (Pam Obvit) dipimpin Kasat Samapta Polres Bangkalan, AKP Buntoro. Secara bergantian, mobil ambulan menurunkan satu per satu jenazah.

“Kami sebatas mengawal 4 jenazah dari Puskesmas Tanjung Bumi, satu jenazah satu mobil ambulan. Untuk perkaranya ditangani teman-teman satreskrim,” singkat Buntoro di hadapan awak jurnalis di Kamar Pemulasaran Jenazah RSUD Syamrabu Bangkalan.

Kronologi kejadian

Duel menggunakan senjata tajam berupa celurit itu dilakukan oleh dua orang mewalan empat orang.

Kedua orang itu masih bersaudara yakni HB (40) dan adiknya, MN (35), mengutip Kompas.com.

Sementara pelaku lainnya MT, MR, dan NJ, warga Desa Larangan Timur, Kecamatan Tanjung Bumi.

Kemudian, korban tewas lainnya adalah H, warga Desa Bumianyar.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved