Awalnya hanya ditargetkan 100 tamu yang hadir, namun ternyata ada lebih dari 300 orang tamu. Bahkan tidak hanya dari etnis Tionghoa saja yang hadir.
Tamu dari berbagai suku pun juga turut hadir menikmati keseruan rangkaian kegiatan sampai akhir.
"Bisa kita lihat tadi yang joget atau yang seru-seruan bukan cuma orang tionghoa. Mudah-mudahan bisa mempererat tali persaudaraan,” katanya.
Ranni sendiri mengaku bukan berasal dari etnis tionghoa.
Tapi karena dari kecil sudah ada di tengah- tengah masyarakat Tionghoa dan pernah tinggal di Taiwan bertahun tahun dari situ kebudayaa Tionghoa cukup melekat di diri Ranni.
"Di Indonesia juga ini ada berbagai macam suku salah satunya Tionghoa,” ujarnya.
Maka dari itu, Ranni berencana untuk mengadakan kembali mini konser Mandarin Night tersebut di bulan Februari 2024 mendatang.
“Kedepannya masih dipertimbangkan lagi tapi kemungkinan akan diadakan lagi di bulan depan,” tutupnya.
Sebagai informasi, rangkaian kegiatan dimulai dari pukul 19.00 WIB.
Dibuka dengan persembahan lagu dari Ranni, dilanjutkan dengan Zhang Sheng Xiang ( seluruh bintang tamu).
Setelah itu, berlanjut dengan penampilan solo dari para musisi yang kemudian diakhiri dengan penampilan Cao Feng musisi asal Tiongkok.
Berlanjut dengan penampilan bersama diiring musik yang meriah dan selebrasi lainnya.
(Tribunlampung.co.id/ Agustina Suryati)
Tribunlampung.co.id, Bandar
Lampung- Pertama kali hadir di
Lampung, Mini Konser
Mandarin Night berlangsung meriah di Radar Lounge, Bandar
Lampung, Jumat (19/1/2023) malam.
Dalam rangka menyambut datangnya hari Tahun Baru Imlek, Radar Lounge pun di dekor apik dengan pernak pernik serba merah.
Kegiatan mini
konser Mandarin Night tersebut diisi dengan kegiatan makan malam bersama dilanjut suguhan tembang mandarin dari beberapa musisi nasional hingga internasional.
Serta malam puncak seru berpadu musik DJ yang membuat para tamu ikut menari bersama.
Musisi yang turut menghibur dalam mini
konser tersebut antara lain Ranni ,Dede Loo, Jasmine, Tata Huang, dan Cao Feng.
Mini
konser Mandarin Night ini terselenggara berkat inisiasi penyanyi legendaris Ranni Pacarani yang bekerja sama dengan Radar Lounge.
“Acara
Mandarin Night ini baru pertama kali diadakan di
Lampung. Konsepnya mini
konser dan memberanikan diri untuk mengundang lebih banyak artis dari luar salah satunya dari china,” kata Ranni di Bandar
Lampung, Jumat jelang tengah malam.
Penyanyi legend berbakat tersebut mengaku sering kali di undang ke
Lampung untuk menyanyikan lagu mandarin.
Mulai dari situ Ranni mulai timbul ide untuk membuat suatu sajian yang meriah bagi para penikmat musik mandarin di
Lampung.
"Ini memang belum pernah diadakan sama sekali. Jadi saya yang selama ini kalau setiap ke
Lampung itu selalu di minta nyanyi lagu mandarin, walaupun sebenarnya saya penyanyi nasional semacam lagu-lagus nostalgia," kata dia.
Dari sini, Ranni melihat pangsa peminat lagu mandarin di
Lampung banyak tapi belum ada tempat untuk mengadakan sesuatu yang waw.
"Maka dari itu saya memberanikan diri mengadakan acara ini fan bekerjasama dengan Radar Lounge and Space,” jelasnya.
Guna melaksanakan niatnya tersebut, dari sekian banyak tempat, Ranni memilih Radar Lounge.
Alasannya, Radar Lounge memiliki tempat yang paling luas dengan perlengkapan paling lengkap.
Mulai dari lampu sampai sound system yang berkualitas untuk mengadakan acara.
Pihaknya kemudian mengaku tidak menyangka bila ternyata antusias para tamu sangat tinggi.
Awalnya hanya ditargetkan 100 tamu yang hadir, namun ternyata ada lebih dari 300 orang tamu.
Bahkan tidak hanya dari etnis Tionghoa saja yang hadir.
Tamu dari berbagai suku pun juga turut hadir menikmati keseruan rangkaian kegiatan sampai akhir.
"Bisa kita lihat tadi yang joget atau yang seru-seruan bukan cuma orang tionghoa. Mudah-mudahan bisa mempererat tali persaudaraan,” katanya.
Ranni sendiri mengaku bukan berasal dari etnis tionghoa.
Tapi karena dari kecil sudah ada di tengah- tengah masyarakat Tionghoa dan pernah tinggal di Taiwan bertahun tahun dari situ kebudayaa Tionghoa cukup melekat di diri Ranni.
"Di Indonesia juga ini ada berbagai macam suku salah satunya Tionghoa,” ujarnya.
Maka dari itu, Ranni berencana untuk mengadakan kembali mini
konser Mandarin Night tersebut di bulan Februari 2024 mendatang.
“Kedepannya masih dipertimbangkan lagi tapi kemungkinan akan diadakan lagi di bulan depan,” tutupnya.
Sebagai informasi, rangkaian kegiatan dimulai dari pukul 19.00 WIB.
Dibuka dengan persembahan lagu dari Ranni, dilanjutkan dengan Zhang Sheng Xiang ( seluruh bintang tamu).
Setelah itu, berlanjut dengan penampilan solo dari para musisi yang kemudian diakhiri dengan penampilan Cao Feng musisi asal Tiongkok.
Berlanjut dengan penampilan bersama diiring musik yang meriah dan selebrasi lainnya.
(Tribunlampung.co.id/ Agustina Suryati)