Pemilu 2024

Data Terbaru Ada 90 KPPS Pemilu 2024 Meninggal 

KPU RI menyatakan berdasarkan data terbaru ada 90 anggota KPPS meninggal kaitannya dengan tugas pelaksanaan pemilu.

Editor: Tri Yulianto
Tribunnews.com/Mario Christian Sumampow
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Hasyim Asy'ari (dua dari kiri) didampingi dua anggota KPU, dalam jumpa pers di Kantor KPU RI, Jakarta, Jumat (23/2/2024).     

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menyatakan sampai saat ini jumlah petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal 90 orang. 

Jumlah tersebut diperoleh KPU RI berdasarkan laporan sejak pelaksanaan Pemilu 2024 pada 14 Februari sampai 22 Februari 2024. 

Kemudian KPU RI menyebut dari 90 KPPS tersebut baru 20 orang yang sudah menerima santunan kematian. 

Sementara, sisanya masih dalam proses. 

Hal itu diungkapkan Ketua KPU RI, Hasyim Asy'ari, dalam jumpa pers di Kantor KPU RI, Jakarta, Jumat (23/2/2024), tentang data terbaru 90 petugas KPPS meninggal

Dari 90 orang itu, 60 anggota KPPS dan 30 anggota petugas ketertiban.

"Yang telah diberikan santunan, sehubungan dengan meninggalnya atau wafatnya para petugas sebanyak 20 orang petugas TPS (tempat pemungutan suara) yang meninggal," kata Hasyim. 

Berdasarkan surat Menteri Keuangan (Menkeu), biaya santunan bagi petugas KPPS yang meninggal ialah sebesar Rp 36 juta.

Sedangkan Rp 10 juta untuk bantuan proses pemakaman. 

Hasyim juga menyampaikan pihaknya turut berdukacita kepada para KPPS yang meninggal.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada keluarga korban yang memberikan kesempatan kepada anggota keluarga turut berpartisipasi dalam proses Pemilu 2024 sebagai KPPS

"Pada kesempatan ini, kami turut berduka cita kepada saudara kita para anggota TPS yg meninggal," ujarnya.

"Dan kami mengucapkan terima kasih kepada keluarganya yang telah memberikan kesempatan kepada para almarhum pada pemungutan penghitungan suara 14 Februari," ia menambahkan. 

Seorang KPPS di Tanggamus Meninggal

Anggota KPPS di Kabupaten Tanggamus Lampung meninggal dunia diduga akibat kelelahan. 

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved