Berita Lampung

Hama Wereng Batang Cokelat Jadi Ancaman Petani di Metro Lampung 

Hama wereng batang cokelat atau disingkat WBC menjadi ancaman utama petani di Kecamatan Metro Timur, Metro.

Penulis: Muhammad Humam Ghiffary | Editor: soni
Tribun Lampung/M Humam Ghiffary
hasil panen - Proses penghitungan hasil panen gabah di Kecamatan Metro Timur, Metro, baru-baru ini. Hama wereng batang cokelat atau disingkat WBC menjadi ancaman utama petani setempat 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Metro - Hama wereng batang cokelat atau disingkat WBC menjadi ancaman utama petani di Kecamatan Metro Timur, Metro.

Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Metro Timur, Metro, Nina Aminah mengatakan, WBC kerap menyerang tanaman padi petani di persawahan Metro Timur.

"Musim ini air cukup, kendalanya ada hama yang menyerang terutama wereng batang coklat (WBC)," kata dia, Minggu (25/2/2024).

Meski menjadi ancaman utama, ia mengeklaim pihaknya mampu mengentaskan hama tanaman tersebut.

"Tapi bisa cepat ditanggulangi, cepat pengendalian, sampai akhirnya bisa panen lagi," ungkapnya.

Walaupun hama WBC mengancam tanaman padi para petani, Nina menyebut hasil panen di area persawahan Kecamatan Metro Timur tak jauh berbeda dibandingkan musim sebelumnya.

"Untuk hasil panennya kurang lebih sama seperti musim rendeng di tahun-tahun sebelumnya, cuma yang beda harganya yang sekarang tinggi," terangnya.

"Harganya sekarang Rp 7.500, kalo rendeng sebelumnya harganya Rp 6.800," terangnya.

Ia memprediksi, hasil panen padi pada Musim Tanam I (MT I) kali ini mencapai 6,8 ton per hektare.

"Diprediksi produksinya 6,8 ton per hektare. Jenis varietas padi itu ada Inpari 32, Melati, Brantas, Sumo," tukasnya.

"Memang untuk jenis varietas padi yang mendominasi dan bobotnya lebih tinggi itu varietas Brantas di Kelurahan Yosodadi, dan varietas Sumo di Kelurahan Yosorejo," pungkasnya.

Sebelumnya, hasil panen padi di wilayah kelurahan yang berada di Kecamatan Metro Timur hanya mencapai 1.679 ton gabah.

"Untuk panen keseluruhan di minggu ketiga (Februari) hasilnya 1.679 ton gabah," kata Camat Metro Timur, Ferry Handono.

"Mudah-mudahan hitungan ini menjadi perkiraan dari hasil panen petani di Kecamatan Metro Timur," sambungnya.

Ia menambahkan, Kelurahan Tejosari menjadi Kelurahan dengan lahan pertanian terluas di Kecamatan Metro Timur.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved