Berita Lampung

Pedagang Pasar Way Batu Pesisir Barat Keluhkan Sepi Pembeli

Pedagang di Pasar Way Batu Pesisir Barat mengeluhkan kondisi sepinya pembeli pada Ramadan tahun ini.

Penulis: saidal arif | Editor: soni
Tribunlampung.co.id/Saidal Arif
Suasana di pasar Way Batu Pesisir Barat. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Pesisir Barat - Pedagang di Pasar Way Batu Pesisir Barat mengeluhkan kondisi sepinya pembeli pada Ramadan tahun ini.

Devi, seorang pedagang mengaku, sejak memasuki bulan suci Ramadan 2024 kondisi di Pasar Way Batu sepi pengunjung.

"Sejak masuk bulan puasa jumlah pengunjung ke Way Batu makin sepi,"ungkapnya, Senin (18/3).

Kondisi ini, kata dia, jauh berbeda dengan kondisi sebelum bulan puasa atau hari biasanya.

Padahal, harga kebutuhan pokok relatif stabil tidak mengalami kenaikan, meskipun memang masih tergolong tinggi.

Menurutnya, sepinya pembeli ini salah satunya disebabkan banyaknya pedagang dadakan yang berjualan di pinggir jalan.

"Nggak tau juga penyebabnya apa mungkin karena banyak pedagang dadakan," ujarnya.

Dikatakannya, pada tahun sebelumnya jumlah permintaan sembako akan mengalami kenaikan.

Namun Ramadan tahun ini belum menunjukkan peningkatan yang signifikan.

"Biasanya kan setiap ada momentum keagamaan permintaan sembako itu akan meningkat, tapi ini belum ada tanda-tanda peningkatan,"ucap dia.

Hal serupa juga dikeluhkan oleh Lidia pedagang sayur. Ia mengeluhkan sedikitnya barang dagangannya yang laku pada awal bulan ramadan ini.

Dikatakannya, ia telah membawa sayuran sebanyak 60 ikat sayur dari Kabupaten Lampung Barat, tapi hingga siang belum juga terjual semua.

"Biasanya jam 10.00 WIB sudah habis tapi sekarang ini masih ada sisa belum laku semua,"kata dia.

Menurutnya, sepinya pembeli ini disebabkan karena sejumlah harga barang pokok belum stabil, sehingga masyarakat membatasi barang-barang yang akan dibeli.

"Sekarangkan harga kebutuhan pokok seperti beras masih mahal sekali mungkin karena itu juga masyarakat membatasi pembelian," ucapnya.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved