Berita Lampung

FORKI Lampung Digelar di Lampung Tengah, 600 Atlet Bersaing Bukan Sekadar Rebut Medali

GOR Poncowati, Terbanggi Besar, dipenuhi teriakan kiai (ki-ai) ratusan karateka muda sejak Sabtu (9/5/2026). 

Tayang:
Penulis: Fajar Ihwani Sidiq | Editor: taryono
Tribunlampung.co.id/Fajar Ihwani Sidiq
KEJUARAAN - Sebanyak 600 peserta atlet dari seluruh penjuru Provinsi Lampung berkumpul dalam kompetisi Kejuaraan Federasi Olahraga Karatedo Indonesia (FORKI) yang berlokasi di Lampung Tengah, Minggu (10/5/2026). (Fajar Ihwani Sidiq) 
Ringkasan Berita:
  • GOR Poncowati, Lampung Tengah, jadi lokasi Kejuaraan FORKI Lampung (9–10/5/2026)
  • Diikuti 600 karateka dari berbagai kabupaten/kota
  • Ajang bukan hanya perebutan medali, tapi pembinaan karakter

Tribunlampung.co.id, Lampung Tengah - GOR Poncowati, Terbanggi Besar, dipenuhi teriakan kiai (ki-ai) ratusan karateka muda sejak Sabtu (9/5/2026). 

Suasana tersebut mewarnai pembukaan Kejuaraan Federasi Olahraga Karatedo Indonesia (FORKI) yang digelar di Lampung Tengah.

Sebanyak 600 atlet dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Lampung ambil bagian dalam ajang ini. 

Mereka tidak hanya bertanding untuk meraih medali, tetapi juga menguji kemampuan dan membentuk karakter melalui olahraga karate.

Plt Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri yang membuka langsung kegiatan tersebut, menegaskan bahwa kejuaraan ini merupakan bagian dari investasi jangka panjang dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM).

“Karate bukan sekadar bela diri, tetapi juga sarana pembentukan disiplin, pengendalian diri, dan rasa hormat. Melalui ajang ini, kita membangun mental generasi muda yang tangguh dan tidak mudah menyerah,” ujarnya, Minggu (10/5/2026).

Ia menyebutkan, tingginya partisipasi atlet dari berbagai daerah menjadi bukti bahwa pembinaan karate di tingkat daerah masih berjalan aktif dan berkelanjutan.

Menurut Komang, kejuaraan ini memiliki tiga tujuan utama, yaitu menguji kemampuan atlet, mematangkan karakter, serta menanamkan nilai sportivitas.

“Menang dan kalah adalah hal yang wajar. Yang terpenting adalah bagaimana atlet mampu menunjukkan kemampuan terbaik dengan menjunjung tinggi fair play. Kita ingin mereka tidak hanya hebat di arena, tetapi juga berkarakter di masyarakat,” tambahnya.

Komang juga menekankan pentingnya kesinambungan kompetisi seperti ini untuk menjaga regenerasi atlet di Lampung agar tetap berkembang.

Ia berharap para atlet terbaik dari ajang ini dapat melangkah lebih jauh, tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga mampu bersaing di level nasional hingga internasional.

“Karate membentuk ketangguhan mental, disiplin, dan rasa hormat. Harapannya, kejuaraan ini dapat melahirkan atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Lampung Tengah, Provinsi Lampung, dan Indonesia,” tutupnya.

(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/Fajar Ihwani Sidiq)

 

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved