Berita Lampung

Jawab Keluhan Warga Lampung Selatan, PLN Natar Mulai Rombak Beban Kelistrikan

PLN ULP Natar langsung bergerak mengecek instalasi di Desa Purwosari usai warga mengeluh listrik mendadak redup dan melemah setiap habis Magrib.

Tayang:
Penulis: Riyo Pratama | Editor: Noval Andriansyah
Dokumentasi PLN UID Lampung
RESPONS KELUHAN WARGA - Foto ilustrasi, petugas PLN UP3 Tanjung Karang saat pulihkan sistem kelistrikan di sekitar RS Immanuel akibat gangguan infrastruktur kurang dari tiga jam. PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung langsung turun tangan merespons jeritan warga Lampung Selatan, dengan menerjunkan tim dari Unit Layanan Pelanggan (ULP) Natar untuk memeriksa langsung kondisi di lapangan. 

Ringkasan Berita:
  • Warga Desa Purwosari, Natar, Lampung Selatan, mengeluhkan listrik redup saat malam hari.
  • PLN UID Lampung menyatakan keluhan sudah ditangani melalui pengecekan lapangan.
  • PLN tengah melakukan rekonfigurasi beban untuk menstabilkan tegangan listrik.
  • Solusi jangka panjang berupa peningkatan infrastruktur kelistrikan juga telah diusulkan.
  • Warga khawatir tegangan rendah merusak peralatan elektronik.

Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan – Setiap kali azan Magrib berkumandang, warga Desa Purwosari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, justru harus bersiap mengelus dada.

Baca juga: Warga Lampung Selatan Keluhkan Tegangan Listrik Drop, DPRD Bakal Panggil PLN

Alih-alih bisa beristirahat dengan tenang di malam hari, mereka terpaksa menghadapi kondisi tegangan listrik yang mendadak melemah, membuat lampu rumah meredup seketika dan aktivitas keluarga menjadi terganggu.

Kondisi menyebalkan yang sudah berlangsung cukup lama ini akhirnya mendapat titik terang. PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung langsung turun tangan merespons jeritan warga dengan menerjunkan tim dari Unit Layanan Pelanggan (ULP) Natar untuk memeriksa langsung kondisi di lapangan.

Asisten Manager Komunikasi PLN UID Lampung, Maya Nugraheni memastikan, laporan mengenai gangguan tegangan tersebut sudah masuk dalam penanganan serius petugas di lapangan.

"Untuk keluhan tersebut telah ditangani oleh PLN ULP Natar melalui pengecekan dan tindak lanjut di lokasi," kata Maya saat dikonfirmasi, Senin (1/6/2026).

Sebagai solusi kilat di lapangan, Maya menjelaskan bahwa saat ini teknisi PLN tengah sibuk melakukan rekonfigurasi atau penataan ulang beban kelistrikan di area tersebut.

Langkah ini diambil agar kualitas tegangan listrik yang mengalir ke rumah-rumah warga bisa kembali stabil dan tidak lagi "ngos-ngosan" saat beban puncak malam hari.

"Sedang dilakukan rekonfigurasi beban kelistrikan untuk membantu meningkatkan kualitas tegangan yang diterima pelanggan," ujarnya.

Tak cuma menyiapkan obat jangka pendek, PLN juga rupanya sudah merancang strategi jangka panjang agar warga Desa Purwosari tidak lagi dihantui masalah serupa.

Manajemen PLN ULP Natar mengaku telah mengajukan proposal resmi untuk memperbarui dan meningkatkan infrastruktur kelistrikan di wilayah tersebut demi menjamin keandalan pasokan setrum ke depannya.

"PLN ULP Natar juga telah mengusulkan peningkatan infrastruktur kelistrikan sebagai solusi jangka panjang untuk mendukung keandalan pasokan listrik di wilayah tersebut," jelas Maya.

Namun, ia menambahkan bahwa proyek peningkatan fasilitas ini masih harus melewati beberapa tahapan administrasi internal sesuai dengan aturan yang berlaku di PLN.

Sebelumnya, masalah listrik redup ini sempat memicu kekhawatiran besar di tengah masyarakat Purwosari.

Kepala Desa Purwosari, Tukiran, sempat mengeluhkan bahwa penurunan tegangan ini tidak hanya membuat desa mereka gelap gulita saat malam, tapi juga rawan merusak barang-barang elektronik milik warga yang harganya tidak murah.

Unek-unek ini bahkan sempat tumpah ruah saat warga bertemu langsung dengan anggota DPRD Lampung, Muhammad Junaidi, yang kebetulan sedang menggelar kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di desa setempat.

Mendengar langsung keluh kesah konstituennya yang kesulitan beraktivitas di malam hari, Junaidi saat itu langsung berjanji tidak akan tinggal diam dan berkomitmen mengawal masalah ini ke jajaran manajemen PLN agar segera mendapat solusi konkret.

(Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved