Berita Lampung
Pemkot Bandar Lampung Gandeng Kepolisian Lawan Teror Pocong
pemkot tidak akan tinggal diam menyikapi viralnya video teror pocong yang dinilai mulai mengarah ke ranah kriminal
Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: soni yuntavia
Ringkasan Berita:
- Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menegaskan pemkot tidak akan tinggal diam menyikapi viralnya video teror pocong yang dinilai mulai mengarah ke ranah kriminal.
- Pemkot Bandar Lampung telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian agar para pelaku yang terlibat teror pocong dapat segera ditangkap dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menegaskan pemkot tidak akan tinggal diam menyikapi viralnya video teror pocong yang dinilai mulai mengarah ke ranah kriminal.
Menurut Eva Dwiana, masyarakat Bandar Lampung saat ini hidup dalam kondisi aman dan kondusif sehingga tidak perlu terpengaruh maupun ikut-ikutan dengan viralnya teror pocong yang terjadi di daerah lain.
"Kalau meniru (teror pocong), tirulah hal-hal yang baik. Jangan mencontoh tindakan yang tidak memberikan dampak positif," ujarnya, Senin (1/6) seusai menjadi pembina upacara Hari Lahir Pancasila.
Ia menyayangkan munculnya aksi teror pocong yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat tersebut.
Karena itu, Pemkot Bandar Lampung telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian agar para pelaku yang terlibat teror pocong dapat segera ditangkap dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Eva meminta polisi melakukan penindakan hukum apabila pelaku teror pocong berhasil ditangkap.
"Kami sudah berkoordinasi dan meminta bantuan kepolisian. Jika pelaku (teror pocong) tertangkap, langsung diproses sesuai hukum yang berlaku," katanya.
Dia mengaku akan mengerahkan satuan tugas (satgas) untuk membantu pengawasan dan penanganan di lapangan.
Menurutnya, dukungan dari satgas sangat diperlukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.
Ia juga menyinggung kejadian sebelumnya, ketika pelaku teror pocong hampir berhasil diamankan.
Namun, upaya tersebut terkendala oleh banyaknya informasi yang tidak benar atau hoaks yang beredar sehingga menyulitkan proses penelusuran.
"Pelaku waktu itu sebenarnya hampir tertangkap. Tapi karena banyak informasi yang tidak benar beredar, kami tidak mengetahui secara pasti ke mana mereka melarikan diri," ungkapnya.
Eva pun mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas daerah serta tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
Pekan lalu Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Lampung bersama Polda Lampung mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi menyusul beredarnya informasi mengenai aksi teror pocong yang meresahkan warga.
Ketua MUI Provinsi Lampung, H. Suryani M. Nur, menegaskan bahwa tindakan menakut-nakuti masyarakat merupakan perbuatan yang bertentangan dengan ajaran agama, norma sosial, serta aturan hukum yang berlaku.
| Keringanan Pajak Ranmor, Pemprov Lampung Bakal Berdayakan Drive Thru Atasi Antrean |
|
|---|
| Pencuri Motor di Bandar Lampung Tersenyum dan Mengangguk sebelum Beraksi |
|
|---|
| Rawan Karhutla, Lampung Tengah Cuma Punya Dua Mobil Damkar untuk 28 Kecamatan |
|
|---|
| Lampung Tengah Minim Mobil Damkar, Plt Bupati ke Jakarta Temui Rano Karno |
|
|---|
| Lampung Tengah Cuma Punya 2 Armada Damkar, DPRD: Anggaran Lagi Tidak Baik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Wali-Kota-Eva-tegas-minta-polisi-tangkap-pelaku-teror-pocong-di-Bandar-Lampung.jpg)